Breaking News:

Berita Bangli

Permohonan Pembuatan SKCK di Polres Bangli Naik hingga 400 Persen

Permohonan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Bangli mengalami peningkatan hingga 400 persen dibandingkan hari biasa.

Istimewa
Pemohon SKCK di Polres Bangli, Kamis 30 Desember 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Permohonan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Bangli mengalami peningkatan hingga 400 persen dibandingkan hari biasa.

Peningkatan ini diperkirakan masih terjadi hingga 3 Januari mendatang.

Usut punya usut, meningkatnya permohonan pembuatan SKCK, sebagai salah satu syarat keperluan pemberkasan Pejabat Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru 2021. 

Kasat Intelkam Polres Bangli, Iptu I Nengah Sarjana didampingi KBO Intel Ipda I Ketut Sumertha mengatakan, peningkatan permohonan pembuatan SKCK ini sudah berlangsung sejak Senin 27 Desember 2021.

Baca juga: Optimis Pendapatan dari PHR Naik 20 Kali Lipat, Bupati Bangli Akan Sebar Pegawai Kontrak ke Restoran

Tak sedikit masyarakat yang silih berganti hadir sejak pagi hingga siang hari.

"Kalau hari biasa rata-rata permintaan SKCK hanya 20 hingga 30 orang per hari. Tapi sejak kemarin Senin, permohonan SKCK meningkat jadi 65 orang. Jumlah ini terus bertambah keesokan harinya hingga menyentuh 100 orang lebih per hari," ungkapnya.

Menurut Sarjana, permohonan pembuatan SKCK masih berlangsung hingga 3 Januari mendatang.

Kendati demikian, ia menegaskan jika bahan pembuatan SKCK saat ini masih sangat mencukupi.

"Kami tetap menerima berapapun permohonan yang masuk. Dan dipastikan semuanya terlayani," tegasnya.

Baca juga: Bupati Sedana Arta Sebut Pembangunan Sirkuit Drag Race Berlokasi di Kecamatan Bangli

Dengan permohonan yang membeludak, Sarjana mengatakan setiap hari pihaknya membatasi permintaan maksimal 100 orang.

Upaya ini dimaksudkan untuk menghindari kerumunan, mengingat masih dalam kondisi pandemi. 

"Permohonan SKCK dibagi kuota 100 orang per hari. Apabila sudah mencukupi kuota, maka pemohon selanjutnya kami minta datang keesokan harinya. Karena jika lebih dari 100, petugas akan kewalahan. Bahkan bisa sampai lembur," ucapnya. (*)

Berita lainnya di Berita Bangli

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved