Breaking News:

Berita Denpasar

Hari Pertama 2022, Denpasar Catatkan Nihil Kasus Meninggal, Kasus Positif dan Kasus Sembuh Covid-19

Dihari pertama pada Tahun 2022 ini, Kota Denpasar mencatatkan nihil kasus meninggal dunia, kasus positif dan kasus sembuh Covid-19 di awal tahun 2022

Istimewa
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar beberkan data kasus Corona dihari pertamal tahun 2022.

Dihari pertama pada Tahun 2022 ini, Kota Denpasar mencatatkan nihil kasus meninggal dunia, kasus positif dan kasus sembuh Covid-19 di awal tahun 2022.

Sementara berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 37.955 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 36.939 orang (97,32) persen), meninggal dunia sebanyak 1.002 orang (2,64 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 14 orang (0,04 persen).  

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, kendati kasus covid 19 di Denpasar sudah semakin menurun dan melandai namun penularan virus covid 19 masih ditemukan, oleh karena itu ia tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Laka Lantas di Jalan Raya Sesetan Denpasar, 2 Orang Asal NTT Alami Luka-luka

"Kondisi ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid sewaktu waktu bisa kembali meningkat

Sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujarnya pada, Sabtu (1 Januari 2022).

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini.

Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 2 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved