Liga Italia
Pernyataan Kontroversialnya Ingin Balik ke Inter Milan Jadi Polemik, I Nerazzurri Tak Butuh Lukaku
Pernyataan Romelu Lukaku dalam sebuah wawancara baru-baru ini membeberkan keinginannya untuk dapat kembali ke Inter Milan suatu ketika nanti.
Penulis: Ady Sucipto | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM – Pernyataan Romelu Lukaku dalam sebuah wawancara baru-baru ini membeberkan keinginannya untuk dapat kembali ke Inter Milan suatu ketika nanti.
Keinginan ini jelas bahwa Romelu Lukaku lebih membutuhkan I Nerazzurri daripada klub lamanya itu.
Sebagaimana diketahui pengakuan Romelu Lukaku memantik polemik di internal Chelsea dan menuai sorotan dari fans Inter Milan.
Baca juga: Update Bursa Transfer Januari 2022 Brozovic Dikabarkan Bertahan di Inter Milan, Tolak Madrid dan MU?
Baca juga: Jadwal Liga Champions 2021-2022: Ada Inter Milan Vs Liverpool, duel Messi Vs Ronaldo?
Dilansir Tribun Bali via Football Italia, eks striker Inter Milan itu diketahui resmi bergabung ke Chelsea pada Agustus tahun lalu dengan nilai transfer 115 juta euro dan dia telah melakoni delapan pertanding di Liga Inggris.
Namun Romelu Lukaku juga telah melewatkan enam pertandingan lantaran dibekap cedera dan berurusan dengan Covid-19.
Dalam pengakuannya yang memantik sorotan, Lukaku tidak senang dengan situasinya pada wawancara dengan Sky Sports.
Kendati pernyataannya juga diragukan lantaran mengandung bermacam interpretasi.
Dia juga mengungkapkan keinginannya untuk kembali ke Inter suatu hari nanti, meminta maaf atas sifat kepergiannya dan menekankan bahwa dia ingin kembali ke Nerazzurri suatu hari nanti saat masih dalam masa puncaknya.
Kepergiannya pada musim panas menyebabkan kepanikan di antara para penggemar Inter, yang khawatir dengan posisi tim setelah penjualannya, serta kepergian Antonio Conte dan Achraf Hakimi, tetapi pelatih baru Simone Inzaghi telah membuktikan bahwa Nerazzurri masih klub papan atas, tanpa Romelu Lukaku.
Baca juga: Babak Baru Polemik Lukaku dan Tuchel di Chelsea, Pengamat Ini Sampai Sebut Sosok yang Tak Punya Otak
Baca juga: Chelsea Vs Liverpool Liga Inggris: The Blues Apes, 8 Pemainnya Cedera dan Kurang Fit
Inter duduk di puncak klasemen Serie A menjelang tahun baru, unggul empat poin dari rival sekotanya Milan, dan mereka hanya kalah satu pertandingan di liga sejauh musim ini, melawan Lazio pada bulan Oktober.
Lautaro Martinez, Edin Dzeko dan Hakan Calhanoglu telah melakukannya dengan baik untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh kepergian Lukaku, mencetak 25 gol di antara mereka saat tim Inzaghi bekerja keras untuk mempertahankan Scudetto mereka.
Pada musim terakhir striker Belgia bersama klub Inter Milan, ia mencetak 24 gol dalam 36 pertandingan, dengan 12 di antaranya tercipta di paruh pertama musim.
Di bawah Thomas Tuchel musim ini, ia hanya mencetak lima gol sejauh ini di Liga Premier, datang melawan lawan yang lebih lemah seperti Brighton dan Aston Villa.
Romelu cukup bersinar di klub lamanya, namun saat ini di Chelsea ia belum menemukan puncak permainan terbaiknya di bawah Thomas Tuchel.
Maka dari itu banyak yang menilai bahwa Lukaku lebih membutuhkan Inter Milan ketimbang I Nerazzurri membutuhkan Lukaku.
Bola liar kini ada di tangan Romelu Lukaku dan kini semua tertuju padanya atas pernyataan kontroversial dalam wawancara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pelatih-the-blues-thomas-tuchel-kiri-berdiskusi-dengan-striker-barunya-romelu-lukaku.jpg)