Breaking News:

Bisnis

Nasabah Bank Diprediksi Bisa Dapat Bunga Deposito Lebih Besar pada 2022, Ini Penyebabnya

bunga deposito sedang berada di level terendahnya seiring dengan posisi suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang sudah turun ke level 3,5%

Pixabay
Ilustrasi deposito. 

TRIBUN-BALI.COM - Masyarakat yang memiliki simpanan di deposito tidak bisa berharap lebih dananya berkembang sepanjang tahun 2021.

Maklum, bunga deposito sedang berada di level terendahnya seiring dengan posisi suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang sudah turun ke level 3,5%.

Rata-rata bank saat ini menawarkan suku bunga deposito di bawah penjaminan LPS yakni 3,5%.

Memang ada bank yang menawarkan rate di atas itu terutama bank-bank digital yang memang sedang gencar menambah jumlah pengguna aplikasinya saat ini.

Baca juga: Eka dan Surya Diganjar Lima Tahun, Bobol Deposito Nasabah Senilai Rp 62 Miliar di Bali

Namun, risikonya besar karena sudah melewati batas penjaminan.

Tahun ini, prospek investasi di deposito di perkirakan bisa lebih baik dari tahun lalu.

Pasalnya,  The Fed berencana mengerek suku bunganya yang diperkirakan direalisasikan di pertengahan tahun. Hal itu tentu akan diikuti oleh penyesuaian suku bunga BI.

"Kalau BI merencanakan kenaikan suku bunga tahun, besarnya bunga deposito pun diperkirakan akan meningkat. Deposito adalah pilihan investasi ever green yang dapat dipilih kapan saja dalam berbagai siklus ekonomi," kata Ivan Jaya Chief of Retail & SME Business Bank Commonwealth pada KONTAN, Jumat (31/12/2021). 

Adapun bunga deposito bank ini sekarang ada di kisaran bunga LPS 3,5%.

Dalam menempatkan dana di deposito, Ivan bilang nasabah perlu memperhatikan bank yang akan dipilih.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved