Breaking News:

Berita Denpasar

Ditangkap di Hotel Kawasan Renon Usai Ambil Paket Sabu, Medi Sanjaya Dituntut Delapan Tahun Penjara

Terdakwa Medi Sanjaya dituntut pidana karena diduga terlibat peredaran narkotik jenis sabu.

Penulis: Putu Candra | Editor: Noviana Windri
Net/google
Ilustrasi penjara 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Medi Sanjaya alias Kimo (21) telah dijatuhi tuntutan pidana penjara selama delapan tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Terdakwa Medi Sanjaya dituntut pidana karena diduga terlibat peredaran narkotik jenis sabu.

Ia ditangkap oleh petugas BNNP Bali di sebuah kamar di hotel kawasan Renon, Denpasar Selatan usai mengambil tempelan paket sabu. 

Surat tuntutan JPU telah dibacakan dalam sidang yang digelar secara daring.

"Tuntutan sudah dibacakan. Terdakwa Medi Sanjaya dituntut pidana penjara selama delapan tahun, dan denda Rp 3,5 miliar subsider dua tahun penjara," terang Aji Silaban selaku penasihat hukum terdakwa, Selasa, 4 Januari 2022.

Baca juga: Jadi Pekerjaan Idaman, Intip Gaji TNI AL dan Tunjangan, dari Tamtama hingga Laksamana

Baca juga: KISAH Ida Rsi Lokanatha: Mediksa Umur 27 Tahun, Mundur Jadi Sulinggih Setelah Foto Kecup Istri Viral

Baca juga: Pemkab Tabanan Pastikan Tak Ada Angkutan Siswa, Tak Masuk APBD dan Masih PPKM Meski PTM 100 Persen

Aji mengatakan, oleh JPU, kliennya tersebut dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah tanpa hak atau melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli narkotik golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram. 

Sebagaimana dakwaan kesatu, terdakwa dijerat pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik. 

"Menanggapi tuntutan jaksa, kami akan mengajukan pembelaan secara tertulis," ungkap pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini. 

Dibeberkan dalam surat dakwaan JPU, terdakwa ditangkap bermula dari adanya informasi masyarakat.

Dari informasi itu pihak BNNP Bali melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap terdakwa di sebuah kamar hotel di seputaran Renon, Denpasar Selatan, Rabu, 6 Oktober 2021 sekira pukul 13.00 Wita. 

Selanjutnya dilakukan penggeledahan, dan ditemukan 10 plastik klip berisi sabu dengan berat keseluruhan 990,05 gram netto.

Juga diamankan 1 timbangan elektrik, 1 bendel plastik klip kosong dan barang bukti terkait lainnya. 

Dari pengakuan terdakwa, dirinya mendapat semua barang-barang tersebut dari Ayah (DPO).

Baca juga: Tren Para Artis Adopsi Boneka Arwah, Ini Kata Psikiater Hingga Pemuka Agama

Baca juga: PROMO Indomaret Hari ini 4 Januari 2022, Serbu Berbagai Susu Murah

Baca juga: Setelah Setahun Posisi Kosong, Kasdim 1611/Badung Dijabat Letkol Inf. Pedro Soares

Dari 10 paket sabu itu terdakwa diperintah oleh Ayah untuk memecah.

Namun terdakwa belum diberitahu dipecah menjadi berapa banyak paket sabu tersebut dan kemudian terdakwa telah tertangkap. 

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved