Breaking News:

Berita Bali

Aldio Ngaku Pakai Jalur Khusus Loloskan CPNS, Dituntut 1,5 Tahun Penjara, Tipu Indra Rp 200 Juta

Aldio Putra Prawira (30) dituntut pidana penjara satu tahun dan enam bulan (1,5 tahun) oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Via Kompas
Ilustrasi CPNS - Aldio Ngaku Pakai Jalur Khusus Loloskan CPNS, Dituntut 1,5 Tahun Penjara, Tipu Indra Rp 200 Juta 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Aldio Putra Prawira (30) dituntut pidana penjara satu tahun dan enam bulan (1,5 tahun) oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Aldio diduga melakukan tindak pidana penipuan.

Modusnya, terdakwa yang bekerja sebagai karyawan swasta itu menjanjikan korbannya, I Kadek Indra lolos sebagai CPNS di Kementerian Keuangan Dirjen Bea dan Cukai melalui jalur khusus.

Untuk meyakinkan korban, pria kelahiran Badung 20 Juli 1991 ini mengaku sebagai pejabat golongan tinggi di Kementerian Keuangan.

Baca juga: Terjerat Peredaran Sabu dan Ekstasi, JPU Belum Siap, Tuntutan Pidana Arum dan Rudi Ditunda

Atas perbuatannya, Kadek Indra dirugikan sebesar Rp 200 juta.

"Tuntutan sudah dibacakan. Terdakwa dituntut pidana penjara selama satu tahun dan enam bulan," jelas Jaksa Dewa Ayu Wahyuni Mesi, Selasa 4 Januari 2022.

Dalam surat tuntutan, perbuatan terdakwa dinilai telah memenuhi unsur pidana melakukan penipuan.

Untuk itu sebagaimana dakwaan JPU, terdakwa Aldio dijerat Pasal 378 KUHP. Kasus berawal pada Desember 2016.

Kadek Indra mendapat informasi dari I Gede Bagus Nugraha bahwa terdakwa mampu meloloskannya sebagai CPNS di Kementerian Keuangan Dirjen Bea dan Cukai.

Ia menemui terdakwa di rumah dinasnya di Perumahan Graha Permai Indah, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved