Breaking News:

Berita Denpasar

Hakim Belum Siap, Pembacaan Vonis Kasus Tikam Istri Hingga Meninggal di Badung Ditunda

Pembacaan amar putusan terhadap terdakwa I Made Maranada alias Dek Ping (35) ditunda. Ditundanya pembacaan putusan, lantaran majelis hakim yang

Penulis: Putu Candra | Editor: M. Firdian Sani
JITET
Ilustrasi pembunuhan - Hakim Belum Siap, Pembacaan Vonis Kasus Tikam Istri Hingga Meninggal di Badung Ditunda 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pembacaan amar putusan terhadap terdakwa I Made Maranada alias Dek Ping (35) ditunda.

Ditundanya pembacaan putusan, lantaran majelis hakim yang menyidangkan perkara ini belum belum siap akan surat putusan.

Demikian disampaikan penasihat hukum terdakwa, Aji Silaban saat ditemui di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Rabu, 5 Januari 2022.

Sejatinya, terdakwa pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap istrinya, Ni Luh Putu Rusiani hingga meninggal dunia menjalani sidang putusan secara daring di PN Denpasar. 

"Di persidangan, majelis hakim menyatakan amar putusan belum siap. Jadinya ditunda. Sidang putusan akan digelar kembali hari Selasa depan," terang pengacara yang tergabung dalam Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini. 

Baca juga: Sudah Hari ke-140, Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak Ditarget Terungkap Awal Tahun 2022

Seperti diketahui, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Imam Ramdhoni telah melayangkan tuntutan pidana penjara selama delapan tahun kepada terdakwa Maranada.

Terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana pada Pasal 44 ayat (3) Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). 

Seperti diketahui, peristiwa berdarah ini terjadi 18 Juni 2021 sekira pukul 22.00 Wita bertempat di rumah terdakwa di Banjar Sibang, Desa Jagapati, Abiansemal, Badung. Mulanya, terjadi pertengkaran antara terdakwa dan korban. Terdakwa memarahi korban hanya karena pergi tanpa izin dan pulang terlambat ke rumah.

Pertengkaran itu sempat terhenti. Korban masih meminta suaminya ntuk menemani pergi ke kamar mandi.

Namun seusai keluar dari kamar mandi, korban kembali diajak mengobrol oleh terdakwa di depan garasi untuk membahas pertengkaran sebelumnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved