Breaking News:

Berita Klungkung

Dinas Kebudayaan Klungkung Anggarkan Dana Pembinaan Rp 77 Juta untuk Parade Ogoh-ogoh

masih harus menunggu ketentuan dari SE Gubernur Bali yang khusus mengatur tentang pelaksanaan perlombaan atau parade ogoh-ogoh

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Perlombaan ogoh-ogoh di Klungkung tahun 2019 silam 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Dinas Kebudayaan Klungkung tahun ini tetap mengalokasikan anggaran sampai Rp 77 Juta, untuk pelaksanaan parade ogoh-ogoh.

Hanya saja terkait pelaksanaannya, masih harus menunggu ketentuan dari SE Gubernur Bali yang khusus mengatur tentang pelaksanaan perlombaan atau parade ogoh-ogoh.

Kepala Dinas Kebudayaan Klungkung Ida Bagus Jumpung Oka Wedhana menjelaskan, pihaknya telah menghadap Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang juga Ketua Satgas Covid-19, Kamis (6/1/2022) terkait rencana pelaksanaan parade ogoh-ogoh.

" Kami menghadap tadi mohon petunjuk, karena ada SE dari MDA Bali, dan penegasannya melalui SE Gubernur. Namun itu lingkupannya untuk pelaksanaan ogoh-ogoh yang ranahnya di desa adat. Tidak khusus mengatur untuk lomba atau parade ogoh-ogoh," ungkap Ida Bagus Jumpung.

Baca juga: Ambruk Jelang Ngaben Masal, Bendesa Bakas Harap Wantilan Setra Desa Bakas Klungkung Segera Ditangani

Sehingga untuk pelaksanaan parade atau lomba ogoh-ogoh di Klungkung, masih harus menunggu SE dari Gubernur Bali, yang isinya khusus mengatur pelaksanaan parade atau lomba ogoh-ogoh.

"Kami saat ini hanya menunggu, jika ada SE dari Gubernur yang khusus mengatur parade atau lomba ogoh-ogoh, kami akan laksanakan di Klungkung. Kami sudah siapkan anggaran untuk itu," jelasnya.

Pihaknya telah menyiapkan anggaran Rp 77 juta untuk dana pembinaan jika dilaksanakan kembali parade ogoh-ogoh.

Hanya saja karena refocusing anggaran, tahun ini per kecamatan di Klungkung hanya diwakilkan oleh 1 ogoh-ogoh.

Untuk ogoh-ogoh di Kecamatan Dawan, Klungkung, dan Banjarangkan masing-masing akan menerima dana pembinaan senilai Rp 18 juta.

Sementara di Kecamatan Nusa Penida karena harus menyebrang laut, diberikan dana pembinaan Rp 23 juta.

" Ini untuk memfasilitasi kreativitas generasi muda dalam partisipasi mereka melestarikan kebudayaan.

Ini kami harus dukung, walau ini kami masih harus menunggu SE Gubernur yang mengatur khusus tentang pelaksanaan parade dan lomba ogoh-ogoh.

Jika sudah ada kepastian, kami langsung koordinasikan dengan kecamatan," ungkap Ida Bagus Jumpung. (*)

Artikel lainnya di Berita Klungkung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved