Breaking News:

Berita Bali

Ngaku Interpol untuk Peras Korbannya di Bali, WN Rusia Dituntut Empat Tahun Penjara

Terdakwa asal Rusia ini dituntut pidana terkait dugaan pemerasan terhadap korbannya inisial NR, warga negara Uzbekistan.

Penulis: Putu Candra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Putu Candra
Evgenii Bagriantsev saat menjalani sidang secara daring kala itu. Terdakwa asal Rusia ini diadili terkait kasus pemerasan dengan modus mengaku sebagai informan interpol. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Evgenii Bagriantsev (56) dituntut pidana penjara selama empat tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Terdakwa asal Rusia ini dituntut pidana terkait dugaan pemerasan terhadap korbannya inisial NR, warga negara Uzbekistan.

Dalam menjalankan aksinya terdakwa Evgenii mengaku sebagai anggota Interpol.

"Surat tuntutan sudah kami bacakan di persidangan. Terdakwa Evgenii dituntut pidana penjara selama empat tahun, dikurangi selama dalam tahanan sementara dan dengan perintah terdakwa tetap ditahan," terang jaksa I Made Dipa Umbara saat dikonfirmasi, Kamis, 6 Januari 2022.

Baca juga: Banding Zainal Tayeb Ditolak, PT Denpasar Kuatkan Putusan PN Denpasar

Jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali ini mengatakan dalam surat tuntutan, terdakwa dinyatakan telah sah terbukti dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pemerasan secara bersama-sama.

"Sebagaimana dakwaan tunggal, terdakwa dijerat pasal 368 Ayat (1) KUHP Jo. Pasa 55 Ayat (1) ke-1 KUHP," jelas Jaksa Dipa Umbara.

Seperti diketahui, kasus ini bermula pada tanggal 17 Pebruari 2021 terdakwa Evgenii dan Maxim Zhilitisov (masih buron) mendatangi tempat kerja korban di Jalan Batu Bolong, Canggu, Kuta Utara, Badung.

Di sana, keduanya mengatakan kepada korban bahwa tempat usaha tersebut milik Dimitri Babaev, dan sedang dicari pihak kepolisian.

Terdakwa juga mengatakan kepada korban, dirinya adalah informan dari Interpol.

 Jika korban tidak mau bekerjasama, maka korban akan mendapat masalah karena bersokongkol dengan Dimitri Babaev.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved