Breaking News:

Berita Bali

Sulinggih Disarankan Kurangi Medsos, PHDI Bali Prihatin dengan Mundurnya Ida Rsi Lokanatha

Ketua PHDI Bali, Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana mengaku prihatin dengan adanya kejadian sulinggih sampai mengundurkan diri

Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Ketua PHDI Bali, I Gusti Ngurah Sudiana - Sulinggih Disarankan Kurangi Medsos, PHDI Bali Prihatin dengan Mundurnya Ida Rsi Lokanatha 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua PHDI Bali, Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana mengaku prihatin dengan adanya kejadian sulinggih sampai mengundurkan diri karena polemik di media sosial (medsos).

Dengan kejadian ini ia meminta agar sulinggih meminimalisir penggunaan media sosial.

Sebab, kata dia, aktif bermedia sosial akan berdampak kurang bagus bahkan bisa menimbulkan polemik atas kekeliruan dalam bermedsos tersebut.

Apalagi, jika dalam bermedsos itu, seorang sulinggih sampai berdebat dengan seorang walaka (warga biasa).

Baca juga: PHDI Bali Minta Masyarakat Tak Menghujat Sulinggih Meski Terbukti Bersalah, Sudiana: Karma Berjalan

“Sesana sulinggih tidak memperbolehkan seorang sulinggih berdebat dengan walaka, karena takutnya ada kata-kata yang tidak pantas atau ujar ala,” kata Sudiana, Rabu 5 Januari 2022.

Sementara itu, Sudiana melanjutkan, seorang sulinggih bisa berdebat dengan sesama sulinggih, dan itu disebut Dharma Tarka.

Akan tetapi, diungkapkan Sudiana, apabila menggunakan media sosial untuk melakukan dharma tula atau menyebarkan ilmu agama, hal tersebut diperbolehkan.

“Untuk mencari materi-materi ilmu pengetahuan di internet tidak dilarang. Kalau berpolemik di medsos jangan, nanti ujar ala. Kalau bermedsos untuk dharma tula bisa, kan jelas itu. Intinya yang mengandung sesuatu di luar sesana kesulinggihan mohon sangat dikurangi,” katanya.

Selain diminta untuk meminimalisir menggunakan medsos, sulinggih juga diminta memperhatikan penampilan agar sesuai dengan sesana.

“Dari sisi penampilan, pakaian, makanan dan juga pergaulan seorang sulinggih agar benar-benar sesuai dengan sesana. Banyak sesana tentang kesulinggihan yang dijadikan patokan. Kalau ikuti patokan pasti tidak akan terjadi hal-hal seperti ini,” katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved