Liga Italia
Eks Kiper Inter Milan Peringatkan Soal Kasus Donnarumma di PSG, Terkait Persaingan Onana-Handanovic
Mantan kiper Inter Milan Gianluca Pagliuca memperingatkan ke I Nerazzurri untuk memetik pengalaman berharga dari kasus Gianluigi Donnarumma di PSG.
TRIBUN-BALI.COM – Mantan kiper Inter Milan Gianluca Pagliuca memperingatkan ke I Nerazzurri untuk memetik pengalaman berharga dari kasus Gianluigi Donnarumma di PSG.
Gianluca Pagliuca mengkritisi kebijakan Mauricio Pochettino atas perubahan rotasi ‘aneh’ Donnarumma dan Keylor Navas.
Mengambil contoh kasus Gianluigi Donnarumma di PSG, Pagliuca memberikan saran ke Inter Milan untuk tidak meniru apa yang terjadi di PSG terkait kiper utamanya.
Apa yang dikhawatirkan Pagliuca masih berkelindan dengan kedatangan kiper Andre Onana yang menjalani tes medis di Giuseppe Meazza pekan ini.
Diwartakan sebelumnya, kiper asal Kamerun tersebut telah menuntaskan transfer secara gratis ke Inter Milan di bursa transfer Juni 2022 mendatang.
Namun Samir Handanovic dikabarkan nantinya masih akan menandatangani perpanjangan kontrak dengan juara Serie A.
Artinya, pemain asal Slovenia itu masih berkesempatan memainkan musim terakhirnya bersama La Beneamata pada 2022-2023.
Sebagai catatan, kontrak penjaga gawang berusia 37 tahun itu di San Siro akan berakhir pada 30 Juni 2022 mendatang.
“Handanovic masih penjaga gawang yang hebat, dia tidak terkalahkan selama lebih dari 500 menit musim ini,” kata Pagliuca kepada Sky Sport Italia, dikutip Tribun Jogja dari Football Italia.
Blunder fatal Handanovic
Ia mengakui bahwa Handanovic masih melakukan sejumlah blunder fatal hingga berbuah gol untuk tim lawan tetapi menurutnya itu masih dapat diterima.
“Dia membuat beberapa kesalahan di awal musim, tapi dia tetap penjaga gawang yang hebat.”
Mantan penjaga gawang Italia dan Inter Milan itu yakin Onana akan menjadi rekrutan yang sangat baik untuk Nerazzurri.
Namun ia dengan tegas memperingatkan Simone Inzaghi tentang manajemennya dalam mengatur jam bermain kedua penjaga gawang.
“Dia harus menghindari kekacauan yang sama seperti PSG (Donnarumma dan Navas),” ujarnya mengingatkan Inzaghi.
Pagliuca menyadari bahwa Onana kemungkinan besar tidak akan langsung menjadi kiper utama skuad Simone Inzaghi musim depan.
“Saya tidak berpikir (Andre) Onana akan menjadi starter reguler sejak awal.
Untuk itu, ia memberikan saran kepada Inzaghi untuk memainkan Onana di beberapa laga di luar Liga Italia Serie A.
“Saya pikir dia perlahan akan menjadi starter memainkan beberapa pertandingan di Coppa Italia dan Serie A.
Masalah Donnarumma di PSG
Seperti diketahui, sejak pindah dari AC Milan Donnarumma masih menghadapi kesulitan dalam menembus skuad utama Pochettino di PSG.
“PSG memiliki dua kiper top seperti Donnarumma dan Navas, tetapi mereka tidak pernah tahu siapa yang bermain.
Baginya, itu adalah kesalahan sang pelatih yang tidak berani memberikan kepastian untuk para pemainnya.
“Pochettino tidak menangani situasi ini dengan baik.
“Tidak ada logika dalam keputusannya. Ketika Donnarumma memainkan permainan yang bagus, dia masuk ke bangku cadangan di pertandingan berikutnya.
“Semuanya tampak cukup acak. Seandainya dia memilih satu penjaga gawang untuk pertandingan piala dan satu untuk liga, itu akan lebih logis.”
Donnarumma bergabung dengan PSG dengan status bebas transfer dari Milan musim panas lalu.
Pemain berusia 22 tahun ini telah memainkan 11 pertandingan di semua kompetisi sejauh ini, melakukan debutnya di Liga Champions melawan Manchester City pada bulan September.
Keylor Navas telah memainkan 16 pertandingan: 11 di Ligue 1 dan tiga di Liga Champions.
Kenapa Handanovic harus bertahan?
Andre Onana akan bergabung dengan Inter Milan sebagai pemain bebas transfer alias didatangkan secara gratis di bursa transfer musim panas Juni 2022.
Namun kedatangan penjaga gawang asal Kamerun itu ternyata tidak serta-merta membuat Samir Handanovic harus meninggalkan Nerazzurri.
Kontrak kiper veteran tersebut bersama Inter Milan akan berakhir pada akhir musim 2021-2022 mendatang, yakni pada Juni 2022.
Namun menurut La Gazzetta dello Sport, juara Serie A kemungkinan akan menawarinya perpanjangan kontrak satu tahun.
Menurut laporan tersebut, Handanovic diharapkan akan membantu Onana untuk beradaptasi di musim pertamanya di klub Biru-Hitam.
Itu seperti yang dilakukan Gianluigi Buffon dengan Wojciech Szczesny pada 2017 ketika pemain internasional Polandia itu bergabung dengan Juventus dari Arsenal.
Bukan kebetulan bahwa direktur Inter Milan Beppe Marotta sedang berada di Turin saat itu.
Menurut Calciomercato.com, perpanjangan kontrak Handanovic dimungkinkan bahkan jika agennya Fali Ramadani telah menawarinya ke klub Serie A lainnya, seperti Lazio.
Jika kedua kiper bertahan di San Siro, pelatih Simone Inzaghi akan merotasi mereka di pertandingan liga dan piala musim depan.
Namun yang pasti, Onana akan menjadi starter reguler di bawah mistar gawang Inter Milan dari musim 2023-2024 mendatang.
Simak kabar terkait Liga Italia
Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul INTER MILAN: Peringatan Pagliuca pada Inzaghi tentang Onana
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kiper-ajax-amsterdam-andre-onana-bakal-gabung-ke-inter-milan.jpg)