Breaking News:

Berita Tabanan

MDA Kec. Marga Sepakati Pawai Ogoh-ogoh Dengan Syarat, Bendesa Adat Diminta Tentukan Rute Pawai

Majelis Desa Adat (MDA) Kecamatan Marga bersama Muspika serta Bendesa Adat se-Kecamatan Marga menggelar rapat koordinasi

Istimewa
Majelis Desa Adat (MDA) Kecamatan Marga bersama Muspika serta Bendesa Adat se-Kecamatan Marga menggelar rapat koordinasi terkait pelaksanaan pawai ogoh-ogoh pada Hari Pangrupukan Nyepi Tahun Caka 1944 di Kantor Camat Marga, Jumat, 7 Januari 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Majelis Desa Adat (MDA) Kecamatan Marga bersama Muspika serta Bendesa Adat se-Kecamatan Marga menggelar rapat koordinasi terkait pelaksanaan pawai ogoh-ogoh pada Hari Pangrupukan Nyepi Tahun Caka 1944 di Kantor Camat Marga, Jumat, 7 Januari 2022.

Dalam rapat tersebut telah disepakati bahwa pelaksanaan pawai ogoh-ogoh bisa dilaksanakan dengan syarat mematuhi aturan yang tertera dalam surat edaran yang diterbitkan Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali.

Baca juga: Pawai Ogoh-ogoh Dibolehkan Kembali, MDA Bali Tak Ingin Kreatifitas Generasi Muda Mati

Baca juga: 13 Formasi CPNS Tabanan 2021 Kosong, 4 Formasi Tanpa Pendaftar, Sisanya Gugur

Dari hasil rapat koordinasi tersebut, Bendesa Adat seluruhnya diharapkan untuk menyampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat.

Namun, pelaksanaannya harus dilakukan asalkan memenuhi syarat yang berlaku.

Sebab, kegiatan ini agar tidak menjadi boomerang ditengah masih adanya kekhawatiran varian baru Covid 19.

Baca juga: Kemenkes Catat Ada 254 Kasus Omicron di Indonesia, Ini Gejala yang Paling Banyak Dikeluhkan

Camat Marga, I Gusti Agung Alit Adiatmika menjelaskan, sesuai dengan SE dari MDA Bali nomor: 009/MDA-Prov Bali/XII/2021, pelaksanan pawai ogoh-ogoh di Bali sudah mendapat restu.

Hanya saja, pihak penyelenggara dalam hal ini Banjar/Desa Adat wajib mematuhi persyaratan atau aturan yang telah ditentukan. 

"Artinya ijin sudah ada untuk pelaksanaan pawai ogoh-ogoh itu, tapi harus tetap disesuaikan dengan perkembangan kasus Covid-19 nantinya. Kami juga akan memberikan izin jika pihaknya sudah mengikuti aturan atau beberapa catatan sesuai dengan SE MDA Bali tersebut," kata Alit Adiatmika Jumat, 7 Januari 2022. 

Dia melanjutkan, sesuai dengan SE, seluruh Desa Adat terlebih dahulu diminta untuk membuat kesepakatan dengan warga selaku penaggungjawab keamanan pelaksanannya.

Sebab, jika terjadi sesuatu hal agar lebih mudah dikoordinasikan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved