Breaking News:

Berita Gianyar

Proyek Jalan dan Got di Tengkulak Kaja Dinilai Tak Maksimal

Krama Desa Adat Tengkulak Kaja, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali menilai pengerjaan proyek aspal dan got di kawasan setempat tak maksim

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Air menggenang di got yang baru selesai rampung di Desa Adat Tengkulak Kaja, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali, Jumat 7 JanuariĀ  2022 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Krama Desa Adat Tengkulak Kaja, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali menilai pengerjaan proyek aspal dan got di kawasan setempat tak maksimal.

Sebab, got yang dikerjakan justru menimbulkan genangan air.

Sayangnya, saat ini proyek tersebut telah berstatus rampung.

Krama setempat pun berharap agar genangan tersebut tak menjadi sarang nyamuk demam berdarah. 

Berdasarkan data dihimpun Tribun Bali, Jumat 7 Januari 2022, proyek aspal dan got tersebut sepanjang 3,2 kilometer, dengan anggaran total Rp 9 miliar lebih.

Saat ini, proyek tersebut telah diserahkan ke Pemkab Gianyar karena sudah rampung. 

Baca juga: Dukungan Dana Ogoh-ogoh Tak Seragam, Denpasar dan Gianyar Tak Alokasikan Anggaran

Bendesa Adat Tengkulak Kaja, Made Selamet membenarkan, saat ini proyek tersebut telah berstatus rampung. Namun saat ini, banyak kramanya yang mempertanyakan proyek ini.

“Setelah proyek selesai, air hujan malah tergenang di got. Padahal pemborong melakukan normalisasi got," ujarnya. 

Selamet menilai, kondisi tersebut diperkirakan akibat tidak semua got dikeruk, dan tidak semua disemen.

“Setiap hujan tergenang. Ada bagian yang tidak dikeruk. Di bawah kios-kios itu ada terowongan yang tidak dikeruk. Jadi air tidak lancar mengalir,” keluhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved