Breaking News:

Berita Bali

Satdion Ngurah Rai Dikritik Tak Layak jadi Venue Liga 1, Pemprov Bali Janjikan Akan Renovasi

Sela beberapa bulan ke depan 18 tim Liga 1 akan berlaga di empat venue yang dipakai: Stadion I Wayan Dipta, Stadion Ngurah Rai, Stadion Kompyang Sujan

Penulis: Ragil Armando | Editor: Harun Ar Rasyid
Tribun Bali/Ragil Armando
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Bali, Ketut Ngurah Boy Jayawibawa 

DENPASAR, TRIBUN BALI – Provinsi Bali ditunjuk oleh PSSI sebagai venue lanjutan putaran kedua Liga 1 Indonesia.

Sela beberapa bulan ke depan 18 tim Liga 1 akan berlaga di empat venue yang dipakai: Stadion I Wayan Dipta, Stadion Ngurah Rai, Stadion Kompyang Sujana, dan Stadion Samudra.

Hanya saja, pelaksanaan Liga 1 Indonesia di Bali sendiri mendapat kritikan dari banyak pihak, salah satunya dari Pelatih sekaligus legenda hidup Persebaya Surabaya, Aji Santoso.

Ia mengaku kondisi stadion di Bali, khususnya Stadion Ngurah Rai kurang layak dipakai sebagai venue ajang sebesar Liga 1 Indonesia.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Bali, Ketut Ngurah Boy Jayawibawa mengaku berterima kasih dengan kritikan dari legenda Bajul Ijo tersebut.

Ia membenarkan bahwa Stadion Ngurah Rai merupakan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.

“Berterima kasih sudah saran terkait itu, nanti kita akan segera ini kan,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat 7 Januari 2021.

Baca juga: Dinas Kesehatan Tabanan Siapkan Kelengkapan untuk Gelar Vaksin Ketiga, Tinggal Tunggu Juknis Pusat

Baca juga: Segera Adakan Pilkades Serentak, Pemerintah Kabupaten Karangasem Anggarkan Dana 2,2 M

Baca juga: Cerita Tersembunyi Di Balik Kemenangan Persija, Pelatih Angelo Alessio Sempat Marah Besar

Ia menyebut bahwa untuk melakukan renovasi sendiri menurutnya membutuhkan anggaran yang cukup besar.

Untuk itu, pihaknya berjanji akan mengkomunikasikan hal tersebut dengan Gubernur Bali, Wayan Koster terkait rencana renovasi stadion markas Perseden Denpasar di era Ligina dua dekade silam.

“Nanti saya koordinasikan lagi terkait dengan kekurangan-kekurangan itu, karena itu membutuhkan biaya dan anggaran, nanti saya akan lapor pimpinan,” katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved