Breaking News:

Berita Denpasar

Tak Pasang Aplikasi, Terancam Sanksi, Pemkot Denpasar Segera Sahkan Perwali tentang PeduliLindungi

Selama ini penggunaan aplikasi PeduliLindungi tak digunakan secara efektif.

Tribun Bali/Putu Supartika
Barcode PeduliLindungi yang hanya menjadi pajangan di Kantor Wali Kota Denpasar, Bali - Tak Pasang Aplikasi, Terancam Sanksi, Pemkot Denpasar Segera Sahkan Perwali tentang PeduliLindungi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Selama ini penggunaan aplikasi PeduliLindungi tak digunakan secara efektif.

Bahkan barcode yang ada di beberapa instansi maupun pusat perbelanjaan terksesan sebagai pajangan.

Hal itu bahkan terjadi di Kantor Wali Kota Denpasar, hanya terkesan sebagai pajangan.

Hanya satu dua pusat perbelanjaan yang masih taat menggunakan aplikasi ini.

Baca juga: Pemkot Denpasar Segera Sahkan Perwali Tentang PeduliLindungi, Sanksi hingga Pencabutan Izin Usaha

Terkait hal tersebut Pemkot Denpasar akan segera meresmikan Perwali terkait penerapan aplikasi PeduliLindungi ini.

Hal tersebut diungkapkan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Sabtu 8 Januari 2022.

Dewa Rai mengatakan, Perwali ini saat ini masih dalam tahap revisi.

"Verifikasi dari Provinsi Bali sudah turun. Sekarang tinggal tunggu penyempurnaan dan tanda tangan Wali Kota. Setelah itu langsung diundangkan dan disosialisasikan," katanya.

Perwali ini akan mengatur tentang pengefektifan penggunaan PeduliLindungi bagi pelaku usaha, pengelola tempat pelayanan publik, instansi pemerintah, mall, swalayan, termasuk fasilitas umum.

"Ini agar betul-betul bisa dijalankan secara optimal untuk screening Covid-19. Ini upaya pencegahan penyebaran kasus apalagi dengan adanya varian baru," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved