Breaking News:

Berita Bali

Penyerahan Hasil Survei Kepatuhan 2021, Tiga Daerah di Bali Ini Dapat Apresiasi Ombudsman RI

Kepala ORI Perwakilan Bali, Umar Ibnu Al-Khattab mengatakan bahwa pihaknya menggelar survei kepada 9 kabupaten/kota se-Bali

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/ragil Armando
Ombudsman RI (ORI) Perwakilan Bali menyerahkan hasil survei kepatuhan 2021, Selasa 11 Januari 2022. 

TRIBUN-BALI.COM,  DENPASAR – Ombudsman RI (ORI) Perwakilan Bali menyerahkan hasil survei kepatuhan 2021, Selasa 11 Januari 2022.

Kepala ORI Perwakilan Bali, Umar Ibnu Al-Khattab mengatakan bahwa pihaknya menggelar survei kepada 9 kabupaten/kota se-Bali.

Hanya saja, berdasarkan hasil survei tersebut ditemukan data bahwa ketiga daerah yakni Kabupaten Klungkung, Kabupaten Badung, dan Kabupaten Tabanan memiliki kriteria baik dalam bidang pelayanan publik.

Pria yang juga Koordinator Presidium Majelis Wilayah Korps Alumni HMI Bali ini juga menambahkan bahwa survei itu juga dilakukan oleh pihaknya sebagai bagian dari penilaian terhadap pelayanan yang diberikan pemerintah terhadap masyarakat.

Baca juga: Badung Terima Sertifikat Kepatuhan Tinggi Dari Ombudsman RI, Sekda  Dorong Pelayanan Berbasis TI

Ada beberapa kategori yang dinilai oleh pihainya yakni pelayanan publik, bidang kesehatan, pendidikan, sampai perizinan.

“Dinilai dari sektor pendidikannya, kita lihat registrasinya bagaimana, hingga penerimaan siswa sampai urus ijazah. Begitu juga di bidang kesehatan, justru di bidang kesehatan dapat menunjukkan kinerjanya untuk lebih baik di masa covid 19 ini. Sebenarnya tidak ada pengaruh pelayanan dengan adanya covid 19, seharusnya semakin baik sebab ada tantangan tinggi,” tegasnya.

Mendapat penghargaan dari Ombudsman RI, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mengapresiasi hal tersebut.

Ia mengatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi nilai tambah bagi pihaknya dalam melayani masyarakat Klungkung.

Pun begitu, bagi Suwirta, yang terpenting adalah eksekusinya di lapangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Penghargaan ini bukan kami rencanakan untuk mendapatkan nilai berapa-berapa. Tetapi ini pelayanan public kepada masyarakat dengan bekerja tim. Kemudian orang-orang yang ditempatkan di pelayanan public terus kami evaluasi,” papar Suwirta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved