Breaking News:

Berita Denpasar

Perkirakan Dolar Turun & Rupiah Naik di 2022, Ini Keberlangsungan Money Changer Padi Mandiri Valuta

Ardy selaku bagian penjualan di Padi Mandiri Valuta mengatakan sejak tahun 2020 kegiatan transaksi pertukaran mata uang di Money Changer-nya alami pen

Tribun Bali/Luh Putu Wahyuni Sari
Money Changer Padi Mandiri Valuta di Jalan Danau Tamblingan, Sanur, Denpasar. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kegiatan transaksi pertukaran uang di Money Changer yang berada dikawasan pariwisata tentunya mengalami penurunan pasca dihantam pandemi Covid-19.

Seperti pada Money Changer Padi Mandiri Valuta yang berlokasi didaerah pariwisata yakni Jalan Danau Tamblingan, Sanur, Denpasar. 

Ketika ditemui, Ardy selaku bagian penjualan di Padi Mandiri Valuta mengatakan sejak tahun 2020 kegiatan transaksi pertukaran mata uang di Money Changer-nya alami penurunan. 

"Sejak tahun 2020 ini terasa semakin menurun (kegiatan transaksi). Terlebih belum ada wisatawan yang datang. Menurunnya bahkan dari 70 sampai 80 persen," sebutnya pada, Selasa (11 Januari 2022).

Baca juga: Berikut Manfaat Tak Pakai Celana Dalam Bagi Kesehatan Pria dan Wanita

Baca juga: APES, 3 Zodiak Seret Rezeki Full Hingga Akhir Tahun 2022, Siapa Saja Mereka?

Baca juga: Ramalan Zodiak Karier Besok Rabu 12 Januari 2022, Cancer Dapat Kejutan Virgo Senang dengan Usahanya

Jika sebelum pandemi, kegiatan pertukaran mata uang di Padi Mandiri Valuta dalam waktu satu hari dapat mencapai hingga Rp. 4 miliar, saat ini hanya Rp. 200 juta sampai Rp. 400 juta saja perhari-nya.

Dan dominan, masyarakat baik lokal dan mancanegara menukarkan mata uang USD.

"Masyarakat saat ini lebih banyak menukarkan mata uang USD. Kalau mata uang Yen sepi sekali sama dengan Dolar Australia (AUD) sepi-nya," tambahnya. 

Kegiatan pertukaran mata uang di Money Changer saat ini lebih banyak dilakukan oleh masyarakat lokal dan Warga Negara Asing (WNA) yang sudah menetap di Indonesia dan memiliki bisnis.

Biasanya bisnis yang mereka miliki adalah bisnis ekspor dan lebih sering menukar USD.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved