Serba Serbi

Nyepi Sebentar Lagi, Pahami Makna Catur Brata Penyepian

Sebab sejatinya Nyepi adalah bertujuan untuk membersihkan alam semesta (bhuana agung), dan diri manusia (bhuana alit).

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi pelaksanaan Nyepi tahun 2020 di Denpasar - Nyepi Sebentar Lagi, Pahami Makna Catur Brata Penyepian 

Terakhir, adalah Amati Lelanguan yaitu tidak mengibarkan kesenangan apalagi kesenangan duniawi.

Baca juga: Nyepi Segara di Kusamba, Aktivitas Penyeberangan Menuju Nusa Penida Dialihkan ke Padang Bai & Sanur

Diharapkan umat Hindu bisa memusatkan pikiran kehadirat Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Baik itu dengan bermeditasi maupun sembahyang di kamar saat Nyepi.

Mulat sarira, atau instrospeksi diri saat Nyepi bertujuan memohon pengampunan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Serta memohon tuntunan beliau, agar mampu menjalankan Dharma kehidupan yang lebih baik ke depannya selama hidup di dunia.

Biasanya sebelum Nyepi, dilakukan Tawur Agung Kesanga di perempatan agung desa.

Kemudian ada malam pangerupukan, yaitu mengarak ogoh-ogoh keliling desa.

Lalu inti hari raya Nyepi itu, dengan Catur Brata Penyepiannya.

Setelah itu, biasanya ada Dharma Santi Nyepi yang diisi dengan Dharma Wacana ataupun Dharma Gita. (*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved