Berita Denpasar

Usai Disetubuhi, Seorang Siswi Didampingi Sang Ayah Melapor ke Polresta Denpasar

Kali ini, seorang anak perempuan berusia 13 tahun, menjadi korban kejahatan asusila yang dilakukan oleh seorang remaja berinisial A, 19 tahun

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUNPEKANBARU
ilustrasi pencabulan pada anak dibawah umur 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tak hanya terjadi di Jalan Tukad Badung, Panjer, Denpasar Selatan, kasus pelecehan anak juga terjadi kawasan Gang Biawak, Pemogan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar.

Kali ini, seorang anak perempuan berusia 13 tahun, menjadi korban kejahatan asusila yang dilakukan oleh seorang remaja berinisial A, 19 tahun.

Perempuan yang masih berstatus pelajar itu mengaku diancam dan diperkosa oleh A di sebuah kos, diduga kos tersebut merupakan lokasi tempat tinggal terlapor.

Menurut informasi dari pihak kepolisian, korban yang tinggal di seputaran Jalan Letda Reta, Banjar Yang Batu Kauh, Dangin Puri Kelod, Denpasar Timur, Kota Denpasar ini melaporkan kasus tersebut ke SPKT Polresta Denpasar didampingi ayahnya berinisial LR, 42 tahun pada Selasa 11 Januari 2022 dan mengatakan jika kasus ini dilaporkan terkait pemerkosaan.

Baca juga: TO Diduga Lakukan Perbuatan Asusila ke Anak Tetangganya, Polresta Denpasar Akui Masih Selidiki

Kasus ini sendiri baru terkuak, saat korban pulang larut malam dan datang sambil menangis, sang anak kemudian menceritakan perihal kasus yang dialaminya.

Pemerkosaan terjadi saat keduanya berada di dalam kamar kos A di Gang Biawak, Pemogan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Kota Denpasar, Bali.

"Korban saat itu mengaku diancam dan dipaksa berhubungan badan oleh terlapor.

Pelakunya bernama Agung," ujar sumber terpisah, Rabu 12 Januari 2022.

Terlapor yang diketahui beralamat asal di Jalan Komuda-Tonja, Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali sudah dilaporkan ke Polresta Denpasar setelah ada pertimbangan dari pihak keluarga.

Pihak penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Denpasar kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini.

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi membenarkan hal tersebut

Namun untuk informasi lengkap ia mengaku belum menerima dari Satreskrim Polresta Denpasar.

"Dari keterangan unit PPA, terkait kasus itu (pemerkosaan) saat ini masih dilakukan penyelidikan dan belum ada mengamankan pelaku.

Untuk informasi jelasnya, Humas belum ada data perkembangan kasusnya.

Baca juga: Waspada, BBMKG Wilayah III Denpasar Keluarkan Peringatan Dini Cuaca di Bali 13-14 Januari 2022

Nanti saya informasikan lebih lanjut," ujar Iptu I Ketut Sukadi, Rabu 12 Januari 2022.(*)

Artikel lainnya di Berita Denpasar

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved