Breaking News:

Berita Bali

Angkasa Pura I Terima Sertifikat Sistem Manajemen Energi ISO 50001:2018 untuk Bandara Ngurah Rai

Tahapan penerapan Sistem Manajemen Energi ISO50001:2018 oleh Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali telah dimulai sejak Februari 2021

Istimewa
Angkasa Pura I menerima penyerahan sertifikat sistem manajemen energi ISO 50001:2018 untuk Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dari TUV SUD Indonesia. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, JAKARTA -  Angkasa Pura I menerima penyerahan sertifikat sistem manajemen energi ISO 50001:2018 untuk Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dari TUV SUD Indonesia.

Penyerahan ini merupakan tindak lanjut dari penerapan Sistem Manajemen Energi ISO 50001:2018 oleh Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, sebagai wujud komitmen Angkasa Pura I untuk dapat berkontribusi positif terhadap lingkungan hidup dalam melakukan operasi bisnisnya.  

Penyerahan sertifikasi ISO 50001:2018 dilakukan oleh Boyke Lakaseru, selaku National Project Manager Market Transformation for Renewable Energy and Energy Efficiency through Design and Implementation of Appropriate Mitigation Actions in Energy Sector (MTRE3) UNDP kepada Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, di Kantor Pusat Angkasa Pura I pada Selasa 11 Januari 2022 lalu.

Tahapan penerapan Sistem Manajemen Energi ISO50001:2018 oleh Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali telah dimulai sejak Februari 2021.

Baca juga: Bandara Ngurah Rai Siap Jika Dibuka untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri Bagi PMI

Dimana hal ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding) antara Angkasa Pura I dengan Direktorat Konservasi Energi - Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) pada Oktober 2020 lalu.

"Angkasa Pura I berkomitmen untuk dapat berkontribusi positif terhadap lingkungan hidup, di mana hal ini juga menjadi salah satu misi perusahaan,” ujar Faik Fahmi dalam keterangannya, Kamis (13 Januari 2022).

Ia menambahkan konservasi energi melalui penerapan sistem manajemen energi dan pemanfaatan energi terbarukan di bandara merupakan wujud dari implementasi misi perusahaan tersebut.

Saat ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menjadi bandara pionir di Angkasa Pura I yang telah menerapkan Sistem Manajemen Energi ISO 50001:2018 dan diharapkan bandara kelolaan lainnya juga dapat menerapkannya.

“Kami juga berterima kasih kepada Global Environment Facility, UNDP Indonesia, dan Ditjen EBTKE Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atas dukungannya sehingga sistem manajemen energi dapat diterapkan secara optimal di Bandara Bali dan mendapat sertifikasi ISO 50001:2018," imbuh Faik Fahmi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved