Breaking News:

Berita Buleleng

Kabur ke Banyuwangi, Residivis Pencuri Emas di Buleleng Ditembak Polisi

Arpiansa alias Rian (23) dihadiahi timah panas pada bagian betis kanannya. Ini lantaran pria yang tersangkut kasus pencurian emas tersebut

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Tersangka Arpiansa alias Rian (23) digiring polisi masuk ke dalam sel tahanan, Kamis 13 Januari 2022. Residivis pencurian emas di Buleleng, Bali ini sempat kabur ke Banyuwangi. 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Arpiansa alias Rian (23) dihadiahi timah panas pada bagian betis kanannya.

Ini lantaran pria yang tersangkut kasus pencurian emas tersebut, mencoba melarikan diri saat hendak ditangkap polisi. 

Kapolsek Gerokgak Kompol I Ketut Suaka Purnawasa ditemui Kamis 13 Januari 2022 mengatakan, tersangka Arpiansa mencuri emas di enam TKP, yang seluruhnya merupakan rumah warga  di Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali.

Pencurian dilakukan oleh tersangka sejak Oktober 2021 lalu.

Di mana, modus yang dilakukan oleh tersangka ialah menyasar rumah-rumah kosong, alias ditinggal keluar oleh pemiliknya. 

"Pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel jendela  menggunakan parang. Selanjutnya masuk ke dalam kamar, lalu mengambil perhiasan yang tersimpan di dalam lemari."

Baca juga: Oplos Gas Elpiji di Buleleng, Dek Ar Ditangkap Polisi

"Kasus ini sudah enam kali dilakukan oleh pelaku. Dia beraksi setiap malam hari, sekitar pukul 23.00 wita, saat kondisi rumah dalam keadaan kosong," ucap Kompol Suaka. 

Kompol Suaka menyebut, tersangka Rian terakhir mencuri emas pada Selasa 4 Januari 2022 kemarin.

korbannya adalah Made Juni Artana (40) asal Banjar Dinas Sekeling, Desa Penyabangan.

Tersangka mencuri emas berupa gelang tangan dan kaki seharga Rp5 juta, yang sebelumnya disimpan oleh korban di dalam lemari. Emas tersebut kemudian dijual oleh tersangka di salah satu toko perhiasan di wilayah Seririt. 

Seusai menjual emas tersebut, tersangka kemudian bersembunyi di salah satu perumahan yang ada di wilayah Banyuwangi, Jawa Timur.

Namun usahanya untuk menghindar dari kejaran polisi itu gagal. Unit Reskrim Polsek Gerokgak berhasil menangkapnya pada Minggu 9 Januari 2022.

Baca juga: Kakek WS Tewas di Penginapan Wilayah Buleleng, Ini Pengakuan Teman Kencannya

Bahkan betis kanannya terpaksa ditembak, lantaran berusaha melarikan diri.

"Sementara barang bukti yang berhasil kami amankan baru satu, yakni milik korban Made Juni Artana . Sementara untuk barang bukti dari lima TKP lain masih kami cari, akan kami dalami," terang Kompol Suaka. 

Kompol Suaka menyebut, tersangka Rian merupakan seorang residivis atas kasus yang sama, yakni membobol rumah kosong, lalu membawa kabur uang tunai pada 2020 lalu Rp7.6 juta. Ia dihukum selama tujuh bulan penjara. 

Akibat perbuatannya, tersangka Rian pun dijerat dengan pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (*)

Berita lainnya di Berita Buleleng

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved