Breaking News:

Ngaku sebagai Polisi, Suwignyo Perdaya Janda Kaya Hingga Ratusan Juta, Berawal dari Biro Jodoh   

Dari perkenalan di aplikasi perjodohan kemudian berlanjut dengan saling bertukar nomor WhatsApps dan komunikasi pun semakin intens.

Editor: Bambang Wiyono
Tribun Jabar
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhari Kurniawan, mengekspos kasus dugaan penipuan yang dilakukan Suwignyo terhadap seorang janda kaya raya, di Mapolres, Rabu (12/1).  

TRIBUN-BALI.COM, TASIKMALAYA - Seorang pria pengangguran, Suwignyo berusia 36 tahun, berhasil memperdaya janda muda kaya raya melalui aplikasi biro jodoh.

Sang janda pun berhasil diporoti hingga ratusan juta rupiah.

Suwignyo alhirnya ditangkap aparat Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota di rumahnya di Grobogan, Jawa Tengah atas kasus penipuan.

Suwigyo diketahui menipu seorang janda kaya asal Tasikmalaya, Jawa Barat dan berhasil mengeruk uang korban senilai Rp 300 juta.

Pria pengangguran tersebut menggunakan uang hasil kejahatannya untuk kepentingan pribadinya.

Kepolisian pun membeberkan kronologi pelaku dalam melakukan aksinya hingga bisa menipu seorang janda kaya sekaligus pengusaha.

Suwignyo memanfaatkan aplikasi pencari jodoh dalam mencari korbannya.

Aplikasi yang ia incar pun adalah aplikasi pencarian jodoh yang berdasar agama tertentu sebagai pijakannya.

"Tersangka menggunakan aplikasi perjodohan yang terpercaya, sehingga korban pun tak curiga sudah kena tipu," kata Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhari Kurniawan, di Mapolres, Rabu (12/1/2022).

Menurut Kapolres, Suwignyo membuat akun di aplikasi pencarian jodoh dengan memasang nama Aris Setiawan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved