Breaking News:

Berita Nasional

Prihatin Harga Minyak Goreng Meroket, Nyoman Parta Minta Pemerintah Ikut Tata Produksi CPO Nasional

Hal ini karena menurut dia, kenaikan harga minyak goreng langsung memiliki pengaruh terhadap kehidupan rumah tangga rakyat kecil

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Anggota DPR RI I Nyoman Parta. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Meningkatnya harga minyak goreng di pasaran dalam negeri mendapat perhatian dari Anggota DPR RI Komisi VI, Nyoman Parta.

Ia mengaku prihatin dengan adanya fenomena kenaikan harga minyak goreng yang menurutnya gila-gilaan tersebut.

Hal ini karena menurut dia, kenaikan harga minyak goreng langsung memiliki pengaruh terhadap kehidupan rumah tangga rakyat kecil.

"Sangat memberatkan rakyat kenaikan harga minyak goreng ini. Sudah mulai akhir bulan November 2021, Pandemi belum usai rakyat harus telan pil pahit ironisnya ini sudah terjadi hampir 2 bulan dan masih terjadi di awal tahun 2022. Tentu ini kondisi yang sangat memprihatinkan," kata Parta, Kamis 13 Januari 2022.

Baca juga: Ratusan Kantong Darah Terkumpul di Wantilan Pura Dalem Guwang Gianyar, Parta: Ini sebuah Yadnya

Tidak hanya itu, naiknya harga minyak goreng di pasaran tersebut juga membuat para pelaku UMKM terpukul.

Pasalnya, banyak pelaku UMKM, seperti pedagang warteg, gorengan, dan lainnya yang menggunakan minyak goreng sebagai salah satu sarana utamanya.

Sehingga, para pelaku UMKM ini menurutnya berada di persimpangan jalan apakah menaikkan dan mengurangi jenis menu yang digoreng atau mengurangi tenaga kerjanya.

Padahal, sektor UMKM ini menjadi salah satu sektor yang penopang ekonomi, khususnya mikro di Indonesia.

Tidak hanya itu, kenaikan harga minyak goreng itu sendiri juga dikhawatirkan bakal memicu naiknya inflasi yang justru akan membuat harga-harga lainnya ikut terdongkrak naik yang berefek ke turunnya daya beli masyarakat sendiri.

"Inflasi bisa tak terkendali, harga kebutuhan lainnya pun akan terdampak naik. Dan tentu saja berefek ke daya beli masyarakat itu sendiri," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved