Breaking News:

Berita Bali

Pasca Libur Nataru, Kapolda Bali: Tidak Ada Lonjakan Signifikan Angka COVID-19 di Bali

Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra menuturkan dalam evaluasi libur Natal dan Tahun Naru di Bali

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra (kanan) di Mapolda Bali, Denpasar, Bali, pada Kamis 13 Januari 2022. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra menuturkan dalam evaluasi libur Natal dan Tahun Naru di Bali, Satgas COVID-19 bersama - sama masyarakat mampu mengendalikan angka COVID-19 sehingga tidak terjadi lonjakan signifikan.

Libur Nataru menjadi kewaspadaan Polda Bali maupun Satgas COVID-19 karena berpotensi membuat kasus COVID-19 melonjak di tengah merebaknya Varian Omicron, namun dengan berbagai kebijakan yang diterapkan dan kepatuhan masyarakat sehingga angka kasus dapat terkendali.

Baca juga: Masih Diperiksa di Litbangkes, Satu Sampel Probable Omicron dari Wilayah Bali

"Evaluasi PAM Nataru kejadian menonjol sampai saat ini tidak ada, terima kasih atas pelaksanaan pengamanannya, masyarakat patuh mengikuti aturan dan terlihat dari pelaksanaan itu kasus positif COVID-19 juga cukup terkendali, ini adalah berkat masyarakat patuh atas protokol kesehatan," ucap Kapolda di Mapolda Bali, Denpasar, Bali, pada Kamis 13 Januari 2022.

Di awal tahun, Polda Bali bersama Kodam IX/Udayana dan unsur pemerintah terkait lainnya terus gencar melaksanakan 3 T (Tracing, Testing dan Treatment) serta isolasi terpusat di hotel-hotel yang telah ditentukan pemerintah.

"Isolasi terus berjalan, kontak erat kita cari, kemudian kita bawa ke tempat isolasi, kebetulan di Bali concern untuk tempat isolasi dari pemerintahan provinsi menyiapkan hotel-hotel yang ditinjuk sebagai tempat isolasi," kata dia.

Baca juga: Varian Omicron Semakin Mewabah, WNA Dari 14 Negara Ini Tidak Boleh Masuk ke Indonesia

"Ini masih kita lakukan, kami dari jajaran Polri bersama Kodam IX/Udayana setiap ada diinfomasikan ada yang positif kita cari kontak eratnya."

"Kontak eratnya kita lakukan testing, testing kalau misalnya memang positif tidak bergejala kita bawa ke tempat isoter yang telah ditentukan, itu SOP kita seperti itu," paparnya menambahkan.

Di samping itu, pihaknya juga melakukan pengawasan-pengawasan di pos-pos pintu masuk wilayah Bali baik melalui pelabuhan udara maupun laut atau darat.

"Tentunya pengawasan seperti yang sudah sudah kita lakukan, karena banyak yang dari luar, dalam arti perjalanan baik darat maupun udara, di pos-pos masuk tertentu sepert Bandara dan Gilimanuk kemarin Kepala BNPB datang ke sini dalam rangka juga mengecek itu, kita sudah siapkan petugas," pungkasnya. (*)

Berita lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved