Breaking News:

Berita Jembrana

Tim Persiapan Tol Gilimanuk-Mengwi Kembali Ulang Konsultasi Publik, Masih Ada Warga Tak Sepakat

Terkait dengan kelanjutan pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi, Tim persiapan pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi, kembali menggelar konsultasi publik.

Tribun Bali
Peta rencana Tol Gilimanuk-Mengwi, yang di dalamnya melewati tiga kabupaten, yaitu Jembrana, Tabanan, dan Badung. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Terkait dengan kelanjutan pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi, Tim persiapan pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi, kembali menggelar konsultasi publik.

Hal ini dikarenakan, adanya sejumlah warga yang tidak sepakat atau tidak setuju adanya pembangunan tol.

Warga yang tidak sepakat itu terdata yakni, dua warga di Yehembang Kauh dan di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo.

Dan untuk sementara ini, data awal yang terkena jalur tol ini mencapai 1104 bidang tanah.

Perwakilan dari Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PUPR, Ketut Kariasa, mengatakan, bahwa konsultasi ulang ini menghadirkan pihak yang tidak sepakat, kemudian instansi terkait, dari tim persiapan jalan Tol, Pemkab Jembrana termasuk dari Kejaksaan Negeri Jembrana.

Sebab, dalam proses persiapan dilakukan tiga kali konsultasi publik. Dan saat ini merupakan tahap konsultasi publik tahap I, pekan depan rencananya ialah konsultasi publik tahap II.

“Ada tiga kali konsultasi publik yang akan kami lakukan. Pertama hari ini, kedua pekan depan dan berulang ke yang ketiga. Baru akan pada penetapan lokasi,” ucapnya Jumat 14 Januari 2022.

Baca juga: Lantaran Sakit, Pemeriksaan Wakil Bupati Karangasem Batal 

Baca juga: Warung Canai Kita Denpasar Hadirkan Menu Canai, Paratha dan Indian Food Lainnya: Start Rp10 Ribu

Baca juga: Ingin Bengkel Motor Custom Gianyar Dikenal Lebih Luas, Same Shit Gelar Event Raffle Bike Keempat

Menurut dia, memang pada konsultasi tahap I ini ada dua pihak melayangkan surat tidak setuju.

Alasan ketidaksetujuan itu sendiri, dikarenakan salah satu pihak mengaku, bahwa ada wewangunan sanggah gede yang rencananya akan dilintasi jalan tol.

Sanggah Gede itu milik bersama keluarga besar dan keluarga tersebut tersebar di Jawa dan Lombok. Maka pada konsultasi ulang tahap II nantinya akan dilakukan lagi.

“Dari klarifikasi tadi, seluruh keluarga besar setuju, menyampaikan setuju,” bebernya. (ang).

Berita Lainnya

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved