Breaking News:

Berita Nasional

Laporkan Anak Jokowi ke KPK, Ubedilah Badrun Dilaporkan Balik ke Pihak Kepolisian, Ini Komentarnya

Usai melaporkan dua Putra Jokowi ke Komisi Pemberantasan Korupsi, Ubedilah Badrun dikabarkan resmi dilaporkan balik ke pihak kepolisian. 

Editor: Harun Ar Rasyid
kompas.com/ Irfan Kamil
Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang juga aktivis 98, Ubedilah Badrun di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (10/1/2022). 

TRIBUN-BALI.COM - Usai melaporkan dua Putra Jokowi ke Komisi Pemberantasan Korupsi, Ubedilah Badrun dikabarkan resmi dilaporkan balik ke pihak kepolisian. 

Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) tersebut mengaku tak masalah dirinya dilaporkan ke polisi terkait laporannya terhadap dua anak Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep.

Akan tetapi, Ubedilah mempertanyakan laporan tersebut karena Ketua Umum Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer selaku pelapor bukanlah terlapor dari aduan yang ia ajukan ke KPK.

"Laporan kepada saya, saya kira sah-sah saja ya, silakan, tapi menurut saya kalau deliknya delik aduan, itu kan harusnya korban yang melaporkan. Pertanyaannya, Nuel ini korban apa dan korban siapa?" kata Ubedilah saat ditemui di kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Sabtu (15/1/2022).

Ubedilah meyakini, Polda Metro Jaya akan bersikap profesional dalam menindaklanjuti laporan yang dilayangkan Immanuel.

"Tentu saja Polda melihat, ini kan bukan korban yang melapor, ada enggak surat kuasanya dari Gibran. Sementara Gibran sendiri mengatakan santai-santai saja, jadi ini kan juga aneh," kata dia.

Ia pun menegaskan memiliki hak untuk melaporkan dugaan korupsi ke KPK yang dijamin oleh undang-undang.

Kendati demikian, Ubedilah mengaku sudah memperhitungkan berbagai risiko yang akan ia hadapi dengan melaporkan Gibran dan Kaesang ke KPK.

Baca juga: Soal Pelaporan Gibran dan Kaesang ke KPK, Faldo Maldini Ingatkan Laporan Harus Disertai Bukti

Baca juga: Makin Tua Makin Jadi, The Daddies ke Partai Puncak IndiaOpen 2022, Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia

Baca juga: BREAKING NEWS: Ibu dan Anak Hilang Terseret Arus Sungai Kalibaru hingga ke Pelabuhan Buleleng

Selain dilaporkan ke polisi, Ubedilah mengaku banyak mendapat komentar perundungan di media sosialnya. Bahkan sempat mendapat panggilan telepon pada malam hari meski ia tidak mau buru-buru menganggap hal itu sebagai bentuk teror.

"Risiko kemungkinan itu memang sudah saya pikirkan juga. Ini langkah yang sangat sensitif, sangat krusial karena menyangkut keluarga istana, pasti ada risiko-risiko yang saya hadapi," ujar Ubedilah.

Diberitakan Kompas.tv, Relawan Jokowi Mania resmi melaporkan Ubedilah atas dugaan fitnah ke Polda Metro Jaya, Jumat 14 Januari 2022. 

Laporan tersebut diterima dengan Nomor: LP/B/239/I/2022/SPKT/Polda Metro Jaya, tertanggal 14 Januari 2022.

"Kita beri pelajaran juga buat Ubedilah Badrun, dia aktivis dan dosen. Semua yang namanya kritik dan laporan berbasis data saya mendukung. Apalagi saya satu-satunya aktivis yang punya komitmen namanya korupsi harus dihukum mati," kata Immanuel Ebenezer.

Berita Lainnya

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved