Berita Bangli

Bangli Segera Patenkan Tari Pucuk Bang, Disparbud: Antisipasi Agar Karya Tak Diklaim Daerah Lain

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli mendaftarkan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) terhadap tarian Pucuk Bang

Tribun Bali/ Muh Freedy
Kadisparbud Bangli, I Wayan Sugiarta - Bangli Segera Patenkan Tari Pucuk Bang, Disparbud: Antisipasi Agar Karya Tak Diklaim Daerah Lain 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli mendaftarkan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) terhadap tarian Pucuk Bang.

Hal ini merupakan tindak lanjut atas imbauan Gubernur Bali, I Wayan Koster saat malam peresmian Alun-alun Kota Bangli beberapa waktu lalu.

Kepala Disparbud Bangli, I Wayan Sugiarta mengatakan, pasca diimbau oleh Gubernur, pihaknya segera melakukan tindak lanjut dengan melakukan konsultasi ke provinsi untuk mengetahui teknis pengajuan HaKI.

Berkaitan dengan pucuk bang ini, Sugiarta menyebutkan ada empat item yang akan didaftarkan untuk mendapatkan HaKI.

Baca juga: Sukmawati Soekarnoputri Mahir Menari Topeng Keras Khas Bali, Terpengaruh Tokoh Tari dari Karangasaem

Mulai dari logo, tari, tabuh gamelan, hingga lagu.

"Semua sekarang dalam proses. Kami sudah dua kali koordinasi ke provinsi. Sudah ditangani oleh Bidang Kesenian Disparbud Bangli," ucapnya, saat dikonfirmasi Minggu 23 Januari 2022.

Kata dia, pendaftaran HaKI Pucuk Bang tujuannya untuk mengantisipasi agar karya ini tidak diklaim oleh daerah lain.

Berkaca dari kejadian sebelumnya, ada tarian yakni tarian Sekar Sandat, yang lebih dulu diambil daerah lain sebelum dipatenkan.

Ia mengungkapkan, seluruh persyaratan untuk mendapatkan HaKI dilakukan secara online ke Departemen Hukum dan HAM RI.

Namun demikian, anggarannya masih sedang dipersiapkan.

"Untuk anggarannya berkisar Rp 700 ribu per item. Karenanya kami prioritaskan untuk Pucuk Bang ini dulu. Kedepan kami identifikasi keunikan tarian-tarian lain yang ada di Bangli, dan kami data mana saja yang sudah memenuhi persyaratan untuk mendapatkan HaKI," ujarnya.

Sebelumnya Gubernur Bali, I Wayan Koster pada malam peresmian Alun-alun Kota Bangli, mengaku terkesan dengan tari dan lagu Pucuk Bang.

Pejabat nomor satu di Bali itu mengimbau Bupati Bangli agar segera mengurus hak cipta di Kementerian Hukum dan HAM.(*).

Baca juga: Kolaborasi Tari Kecak dengan Ogoh-ogoh, Jadi Daya Tarik Tersendiri Bagi Pengunjung GWK Cultural Park

Kumpulan Artikel Bangli

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved