Berita Badung

Penanganan Dugaan Korupsi di Bank BUMN Naik ke Penyidikan, Kejari Badung Periksa 5 Pemrakarsa Kredit

kini penyidik Kejari Badung menaikan status dari penyelidikan ke penyidikan. Diketahui penyelidikan perkara ini dilakukan pada penghujung tahun 2021

Penulis: Putu Candra | Editor: Wema Satya Dinata
istimewa
Penyidik Pidsus Kejari Badung tengah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang mantri (pemrakarsa kredit) terkait dugaan korupsi di Bank BUMN 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung tengah menangani dugaan tindak pidana korupsi terkait penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di salah satu bank BUMN.

Dalam penanganannya, kini penyidik Kejari Badung menaikan status dari penyelidikan ke penyidikan. Diketahui penyelidikan perkara ini dilakukan pada penghujung tahun 2021.

"Setelah melalui giat penyelidikan guna menentukan apakah termasuk dalam tindak pidana atau bukan, kasus ini kemudian ditingkatkan ke tahap penyidikan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Badung pada awal tahun 2022," terang Kepala Kejari (Kajari) Badung, I Ketut Maha Agung dalam siaran persnya, Senin, 22 Januari 2022.

Dengan telah ditingkatkan ke tahap penyidikan, para penyidik langsung melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi.

Baca juga: Buntuti Pemuda Asal Surabaya ke Mengwi,Petugas Polres Badung Berhasil Amankan Narkoba Senilai Rp 2 M

"Para Penyidik kemudian melakukan pemeriksaan terhadap lima orang mantri ( pemrakarsa kredit) yang pada saat diduga adanya tindak pidana korupsi terkait penyaluran KUR sedang bertugas sebagi mantri pada bank BUMN itu," ungkap Maha Agung.

Lebih lanjut dijelaskannya, hingga saat ini telah diketahui adanya beberapa kredit fiktif yang disalurkan dalam kurun waktu tahun 2015 sampai dengan tahun 2017.

Selain memeriksa lima orang matri itu, penyidik pun tengah melakukan pendalaman dan mengumpulkan sejumlah bukti.

"Terkait hal tersebut, Penyidik pada Kejaksaan Negeri Badung masih melakukan pendalaman dan mengumpulkan alat bukti untuk dapat menentukan tersangkanya," jelas Maha Agung. (*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved