Berita Bali
Pertandingan Indonesia vs Timor Leste di Bali Bisa Dihadiri Penonton? Begini Kata Disdikpora
Pertandingan Indonesia vs Timor Leste di Bali Bisa Dihadiri Penonton? Begini Kata Disdikpora
Penulis: Ragil Armando | Editor: Irma Budiarti
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pertandingan Indonesia vs Timor Leste di Bali Bisa Dihadiri Penonton? Begini Kata Disdikpora.
Pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Timor Leste akan segera digelar di Bali.
Untuk itu perwakilan PSSI melakukan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, yakni Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora).
Hal ini seperti diungkapkan Kadisdikpora Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa, Senin 24 Januari 2022.
"Bukan, itu rencana Timnas PSSI dengan Timor Leste," ujarnya.
Baca juga: Jadawal Tanding Indonesia vs Timor Leste Diundur, Shin Tae-yong Kecewa Tapi Maklumi, ini Alasannya
Pertandingan dalam rangka ujicoba laga internasional kalender FIFA Matchday itu menurutnya akan diselenggarakan dua kali pada 27 dan 30 Januari 2022.
Pertandingan itu rencananya akan digelar di kebanggaan Bali United, yakni Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali.
Saat disinggung apakah ada pembahasan mengenai pertandingan laga ujicoba Timnas Indonesia dapat dihadiri penonton.
Boy menyebut bahwa pihaknya belum pernah membahas terkait hal tersebut dengan PSSI.
Pasalnya, induk sepakbola tertinggi di Indonesia baru sebatas memberikan pemberitahuan adanya pertandingan tersebut.
"Nggak ada membahas itu, baru pemberitahuan bahwa akan ada event seperti itu dan itu belum ketemu secara resmi, baru pemberitahuan saja, belum membahas lebih jauh," paparnya.
Pun begitu, ia menegaskan, jika laga Timnas Indonesia ingin dihadiri penonton, maka harus melapor dan mendapatkan izin dari Gubernur Bali Wayan Koster.
Itu pun menurutnya harus mendapat izin rekomendasi dari Satgas Covid-19 Provinsi Bali dan Dinas Kesehatan Provinsi Bali.
"Ya tentu itu harus melapor ke bapak gubernur, tentunya dengan izin satgas dan Dinas Kesehatan, kalau kami kan dari unsur olahraga saja," paparnya.
Pun dengan pertandingan Liga 1 Indonesia yang juga kabarnya akan diizinkan dihadiri penonton.
Baca juga: Ini Kata Shin Tae-yong Jelang Timnas Indonesia Vs Timor Leste di Stadion Dipta Gianyar Bali
Ia mengatakan, hingga saat ini belum ada permohonan resmi dari penyelenggara Liga 1 Indonesia, yakni PT LIB.
Sehingga, Pemprov Bali tidak mau berandai-andai terkait hal tersebut.
"Kan belum ke sana, kecuali ada permohonan, baru dikaji lebih jauh lagi, karena belum ada, kami tidak mau berandai-andai," paparnya.
Hingga saat ini, menurutnya pelaksanaan Liga 1 Indonesia di Bali sudah berjalan dengan baik.
"Sejauh ini kita lihat berjalan dengan bagus, semarak, tanpa penonton, kan begitu, permohonan belum tahu sih, belum ada," ungkapnya.
Sebelumnya, jika mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 1 Tahun 2022 tentang PPKM Level 3, 2 dan 1 di wilayah Jawa dan Bali.
Maka pemerintah mengizinkan adanya pertandingan sepakbola dengan penonton yang kebetulan dilaksanakan di Bali.
Ia menjelaskan, dalam Inmendagri tersebut disebutkan akan dilakukan uji coba pertandingan dengan menerima penonton langsung di stadion.
Dalam Inmendagri Sekretaris Satgas Covid-19 Bali, Made Rentin menyebutkan, jika pemerintah akan melakukan uji coba pertandingan Liga 1 Indonesia dengan menerima penonton langsung di stadion.
"Dimana jumlah penonton maksimal 25 persen dari kapasitas stadion atau paling banyak 5.000 orang. Selanjutnya, hanya penonton dengan kategori hijau dalam aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk di stadion," demikian kata Rentin mengutip Inmendagri.
Baca juga: JADWAL Timnas Indonesia vs Timor Leste di FIFA Match Day, Pertandingan Digelar di Bali
Ia melanjutkan, pertandingan yang dilakukan uji coba dengan penonton ditentukan oleh PSSI dan PT LIB.
Kemudian, seluruh pemain, ofisial, kru media, dan staf pendukung yang hadir dalam kompetisi wajib sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua, hasil negatif PCR (H-1), dan hasil negatif antigen pada hari pertandingan.
Secara keseluruhan, pelaksanaan kompetisi Liga 1 Indonesia dan Liga 2 wajib mengikuti aturan protokol kesehatan yang ditentukan oleh Kementerian Kesehatan dan PSSI.
Pemerintah juga melarang kegiatan menonton bersama oleh suporter.
Tidak hanya itu, pemerintah memutuskan bahwa tempat penyelenggaraan hanya di wilayah kabupaten atau kota dengan kriteria level 3, level 2, dan level 1.
"Adapun, seluruh pemain, ofisial, kru media, dan staf pendukung wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining terhadap orang yang keluar-masuk pada tempat pelaksanaan kompetisi dan latihan," paparnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/striker-indonesia-ezra-walian-kanan-mencetak-gol-pada-pertandingan-leg-k.jpg)