Info Populer

Berikut Cara Mengelola Rumah Tangga Agar Aman dari Cobaan Perselingkuhan

Istilah puber kedua lebih dikaitkan dengan perkembangan psikologi, yang biasanya di usia ini mulai mengalami penurunan hormon.

Gambar oleh Mohamed Chermiti dari Pixabay
Foto ilustrasi pasangan suami istri yang sangat bahagia 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berikut Cara Mengelola Rumah Tangga Agar Aman dari Cobaan Per selingkuhan.

Pada orang dewasa, istilah puber kedua lebih dikaitkan dengan perkembangan psikologi, yang biasanya di usia ini mulai mengalami penurunan hormon sehingga takut menjadi tua.

Akibatnya, mereka jadi lebih memperhatikan penampilannya seperti perilaku remaja berusia 17-20 tahun.

Jika lelaki atau wanita tak bisa mengendalikan puber kedua, maka rasa suka terhadap lawan jenis lain akan terjadi.

Baca juga: KATALOG PROMO Indomaret 29 Januari - 5 Februari 2022: Belanja Hemat, Banyak Diskon Spesial Imlek

Biasanya, kebanyakan pihak lelaki yang kerap kali tidak bisa mengontrol puber keduanya, sehingga per selingkuhan pun tak dapat terelakkan.

Menurut Psikolog UI Zainoel B Biran, tanda-tanda puber kedua pria dari aspek psikologis sebenarnya adalah munculnya ketertarikan lebih pada lawan jenis.

Hal ini membuat pria yang mengalami puber kedua lebih memperhatikan penampilannya daripada beberapa tahun sebelumnya. Misalnya ditandai dengan:

1. Senang berpenampilan modis

Mungkin pilihan jenis pakaiannya berbeda. Bajunya lebih modis, celananya lebih modis, lebih memperhatikan kerapian dan seterusnya.

2. Rambut disisir lebih rapi

Jika pada usia kepala tiga seorang pria jarang memperhatikan kerapian rambutnya, lalu di usia kepala empat ia lebih perhatian dengan rambutnya, perlu diketahui bahwa bisa jadi itu merupakan salah satu tanda puber kedua.

3. Memakai wangi-wangian

Memakai parfum, baik di rumah maupun ketika hendak pergi. Jika sebelumnya jarang menggunakannya dan berubah drastis pada usia 40-an tahun, itu juga merupakan salah satu tanda puber kedua.

Sementara itu melansir Tribunnews.com, Sabtu (2/10/2021), psikolog Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UWKMS), Ely Rosetyo MPsi menjelaskan, tidak ada hal ilmiah dari puber kedua.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved