Berita Bali

Gerilya Dorong Pembukaan Pariwisata Bali Bagi Dunia Internasional, PSR Temui Komisi X DPR RI

Suara untuk pembukaan pariwisata Bali bagi dunia internasional terus digaungkan oleh Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI

Istimewa
Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI asal Bali, Putu Supadma Rudana bertemu dengan Ketua Komisi X DPR RI membidangi pariwisata, Dede Yusuf. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Suara untuk pembukaan pariwisata Bali bagi dunia internasional terus digaungkan oleh Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI asal Bali, Putu Supadma Rudana.

Berbagai cara dilakukan untuk mendorong pembukaan Bali bagi penerbang internasional, salah satunya saat Pimpinan BKSAP DPR RI bertemu Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan, Rabu 26 Januari 2022 lalu.

Tetapi, jauh sebelum bertemu dengan Menkomarves, politikus yang akrab disapa PSR ini justru telah lebih dahulu gerilya dengan menemui para pejabat di parlemen maupun di lembaga terkait untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Bali itu.

Seperti dengan menemui Ketua Komisi X DPR RI membidangi pariwisata, Dede Yusuf.

Baca juga: Ketemu Menko Luhut, PSR Minta Pariwisata Bali Dibuka, Sebut Kasus Positif Covid-19 Naik Bukan Alasan

Supadma Rudana membeberkan kondisi pariwisata Bali akibat pandemi Covid-19, yang berdampak pada perekonomian masyarakat Bali.

"Sampaikan kepada Ketua Komisi X, Pak Dede Yusuf, bahwa masyarakat Bali sudah ambruk ekonominya, kalau pariwisata Bali, khususnya penerbangan internasional tidak dibuka. Komponen pariwisata di Bali sudah kehabisan kesabaran, sehingga perlu ada solusi. Jangan sampai komponen pariwisata ini turun ke jalan," jelas Supadma Rudana, Sabtu 29 Januari 2022.

Menurut Supadma Rudana, Dede Yusuf selaku pimpinan di Komisi X DPR RI telah menyampaikan kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atas aspirasi masyarakat Bali.

"Intinya, pariwisata Bali sudah dengan kondisi kritis karena pandemi Covid-19 ini. Aspirasi rakyat Bali yang saya komunikasi dengan Dede Yusuf saya yakin sudah disampaikan dengan Kemenparekraf. Saya harap juga bisa dikomunikasikan oleh Komisi X DPR RI dengan Menkomarves," ujar Supadma Rudana.

Supadma Rudana berharap seluruh stakeholder terkait bersama-sama bisa mencari solusi untuk Bali bisa bangkit dan pulih.

Walaupun ada varian baru Omicron diharapkan tidak sampai berdampak lagi terhadap pariwisata Bali.

Selain itu, dirinya juga melakukan komunikasi dengan Charles Honoris, Wakil Ketua BKSAP yang duduk di Komisi IX DPR RI membidangi kesehatan.

Dalam komunikasi itu, Supadma Rudana menegaskan Bali sudah sangat siap menyambut pembukaan pariwisata Bali, untuk penerbangan internasional langsung ke Bali.

Karena dari sisi protokol kesehatan (prokes), di Bali vaksinasi sudah lebih dari 100 persen, hingga vaksinasi booster juga sudah berjalan.

Sehingga Bali sudah siap menerima masuknya wisatawan asing ke Bali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved