Info Populer
Punya Benjolan di Kulit Kepala? Berikut Cara Mengatasinya
Benjolan di kulit kepala bisa disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah folikulitis.
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Punya Benjolan di Kulit Kepala? Berikut Cara Mengatasinya.
Benjolan di kulit kepala bisa disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah folikulitis.
Melansir laman Mayo Clinic folikulitis merupakan kondisi kulit yang cukup umum di mana folikel rambut menjadi meradang.
Folikel rambut sendiri diketahui hampir terdapat di seluruh tubuh.
Baca juga: Atasi Flek Hitam Hingga Kulit Kendur Cuma dengan Daun Kelor, Begini Caranya!
Karenanya folikulitis dapat terjadi di bagian tubuh mana saja, seperti leher, paha, ketiak, bokong, serta kulit kepala.
Folikulitis biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau jamur.
Ketika folikulitis terjadi, pada awalnya mungkin terlihat seperti benjolan merah kecil atau jerawat berkepala putih di sekitar folikel rambut.
Kondisi ini tidak mengancam jiwa, tetapi bisa terasa gatal, perih, dan memalukan.
Sebab infeksi tersebut dapat menyebar dan berubah menjadi luka berkerak yang tidak sembuh-sembuh.
Pada kasus infeksi parah, folikulitis dapat menyebabkan kerontokan rambut permanen dan jaringan parut.
Adapun tanda dan gejala folikulitis selengkapnya meliputi:
- Kumpulan benjolan merah kecil atau jerawat berkepala putih yang berkembang di sekitar folikel rambut
- Lepuh berisi nanah yang pecah dan mengeras
- Kulit gatal dan terasa seperti terbakar
Baca juga: Redakan Nyeri Haid Secara Alami, Begini Caranya
- Sakit, kulit lembut
- Benjolan besar atau massa yang membengkak
Jika kita mengalami kasus folikulitis ringan, kemungkinan akan sembuh dalam beberapa hari dengan tindakan perawatan diri dasar.
Untuk folikulitis yang lebih serius atau berulang, kita mungkin perlu menemui dokter untuk mendapatkan obat resep.
Sementara itu, dilansir dari Healthline terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi folikulitis ringan di rumah.
Dimana kita dapat mencoba:
1. Kompres hangat
Menerapkan kompres hangat atau kain hangat dan lembab ke kulit kepala beberapa kali sehari dapat membantu menenangkan kulit kepala dan mengeringkan nanah.
2. Sabun antibakteri
Jika folikulitis kulit kepala terletak di sepanjang garis rambut, cuci kulit dengan lembut dua kali sehari dengan sabun antibakteri dan keringkan area tersebut dengan handuk bersih.
3. Shampo anti ketombe
Mencuci kulit kepala dengan sampo anti-ketombe yang mengandung agen antijamur, seperti ketoconazole, ciclopirox, atau minyak pohon teh, dapat membantu.
Baca juga: Syarat Penerima Vaksin Booster Triwulan Pertama 2022 Gunakan AstraZeneca
4. Krim kortison
Krim kortison, dapat membantu meredakan peradangan dan gatal pada folikulitis kulit kepala.
5. Salep antibiotik
Kita juga dapat mencoba mengoleskan salep antibiotik, seperti Neosporin, ke area tersebut untuk membantu menargetkan bakteri.
6. Air hangat
Hindari mencuci rambut atau kulit kepala dengan air panas, yang dapat semakin mengiritasi kulit kepala. Gunakan air hangat sebagai gantinya.
7. Mencuci
Cuci semua barang, seperti topi, tempat tidur, atau sisir, yang bersentuhan dengan bagian kulit kepala yang terkena.
Setelah kondisi sembuh, pastikan untuk mempraktikkan kebersihan kulit kepala yang tepat.
Cuci kulit kepala secara teratur untuk menghindari penumpukan produk rambut dan minyak yang dapat menyumbat atau mengiritasi folikel rambut.
Jika kita mencukur kepala dengan pisau cukur tangan, pertimbangkan untuk beralih ke pisau cukur listrik dan menggunakan losion yang menenangkan setelah setiap bercukur.(*)
Artikel ini sudah tayang di GRID.id dengan judul Sering Muncul Benjolan di Kulit Kepala Bisa Disebabkan Folikulitis, Ini Cara Mengatasinya di Rumah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/benjolan-di-kepala.jpg)