Berita Badung

Meski Ada Kasus Covid-19 di Sekolah, Badung Tetap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung I Gusti Ngurah Dwipayana mengatakan, pelaksanaan PTM 100 persen di Kabupaten

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Kadisdikpora Badung I Gusti Ngurah Dwipayana 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung tetap akan melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), meski kasus Covid-19 terdapat di salah satu sekolah di Badung.

Bahkan dari catatan Satgas setempat, kasus covid-19 di Badung juga bertambah.

Dalam pelaksanaan PTM itu tetap mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung I Gusti Ngurah Dwipayana mengatakan, pelaksanaan PTM 100 persen di Kabupaten Badung tetap akan berjalan.

Baca juga: Pawai Ogoh-Ogoh di Badung Wajib Kantongi Rapid Antigen, Satgas Akui Masih Koordinasi Dengan Disbud

Hal ini lantaran belum ada kebijakan melalui SKB empat Menteri terkait pembatasan PTM.

"Sampai saat ini Kabupaten Badung masih pada PPKM Level 2 jadi kami masih menunggu kebijakan baru kalau nantinya perlu ada pembatasan PTM," ujar saat dikonfirmasi Rabu 2 Februari 2022.

Untuk meminimalisir adanya penularan Covid-19 di lingkungan sekolah, pihaknya mengaku telah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk menerjunkan tim tracing yang ada di setiap Puskesmas.

Pelaksanaan tracing ini dilaksanakan untuk 10 persen dari keseluruhan guru dan siswa di sekolah.

"Kalau ada yang positif, pasti dilakukan tracking oleh dinas Kesehatan," jelasnya.

Hanya saja ia tidak  menyebutkan berapa sekolah yang sudah di-tracing.

Namun untuk pelaksanaan tracing ini mengikuti jadwal Puskesmas, karena tenaga kesehatan juga terbatas.

Dwipayana pun berharap, seluruh pihak dapat selalu waspada terhadap penularan Covid-19.

Pihaknya meminta untuk memperketat protokol kesehatan (prokes). Seperti misalnya dalam pelaksanaan PTM jika luas kelas tidak memungkinkan untuk seluruh siswa pembelajaran dilakukan sebanyak dua sesi.

Hal itu pun untuk menghindari penyebaran kasus dan melakukan jaga jarak.

Baca juga: Pintu Masuk Bali Dibuka Kembali untuk PPLN, PHRI Badung: Ini Angin Segar yang Kita Tunggu

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved