Berita Denpasar

Ruko Komputer Terbakar di Denpasar Diduga karena Korsleting Listrik, Saksi Curiga Cium Bau Hangus

Menurut Iptu I Ketut Sukadi selaku Kasi Humas Polresta Denpasar, peristiwa itu baru diketahui saat warga sekitar mencium bau barang yang terbakar

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata
Polresta Denpasar.
Sebuah tempat servis komputer di Jalan Katrangan, Nomor 48, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali dilalap si jago merah, Jumat 4 Februari 2022. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebuah tempat servis komputer di Jalan Katrangan, Nomor 48, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali dilalap si jago merah.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat 4 Februari 2022 pukul 22.15 wita itu, menghanguskan Galung Computer.

Menurut Iptu I Ketut Sukadi selaku Kasi Humas Polresta Denpasar, peristiwa itu baru diketahui saat warga sekitar mencium bau barang yang terbakar.

"Seorang saksi yang melintas sempat mencium bau hangus.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Denpasar Naik Drastis, Bagaimana Nasib Pawai Ogoh-ogoh?

Saat dicari sumber bau berasal dari ruko Galung Computer," ujar Iptu I Ketut Sukadi, Sabtu 5 Februari 2022.

Lanjut saksi Made Suhartana, 41 tahun kepada pihak kepolisian, dirinya saat mencari sumber bau melihat ada kepulan asap yang keluar dari ventilasi ruko.

Saksi yang menduga ada kebakaran, kemudian mendobrak rolling door ruko dan melihat api sudah menyala cukup besar.

Beruntung, aksi Made Suhartana bersama warga lainnya berhasil memadamkan api dengan alat seadanya.

Pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kota Denpasar sebanyak 1 unit kemudian meninjau lokasi dan mengecek kembali bagian yang terbakar.

Sementara itu, Eko Wahyudi, 38 tahun yang merupakan pemilik ruko Galung Computer mengaku baru mendapatkan informasi dari warga yang menghubunginya.

"Pemilik ruko saat itu tidak berada di lokasi, ruko tidak ada orang.

Korban sendiri baru mengetahui setelah ada warga yang menghubunginya," tambahnya.

Menurut Sukadi, Eko Wahyudi setelah pukul 20.00 wita sudah menutup ruko dan meninggalkan peralatan dalam keadaan mati.

Setelah ditelusuri lebih lanjut oleh pihak kepolisian, penyebab kebakaran diduga karena arus pendek listrik.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Melonjak, BOR Isolasi RS di Denpasar Sudah 39,38 Persen

"Tidak ada korban jiwa. Hanya tumpukan kertas print, dua meja kayu dan kabel yang terbakar.

Untuk penyebab kebakaran diduga karena arus pendek listrik," pungkas Sukadi, Sabtu 5 Februari 2022.(*)

Artikel lainnya di Berita Denpasar

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved