Berita Denpasar

Kasus Covid-19 Melonjak, Denpasar Dibombardir 280 Ribu Liter Eco Enzyme Selama Seminggu

Lonjakan kasus positif Covid-19 yang terjadi di Kota Denpasar ditangani dengan penyemprotan cairan eco enzyme.

Tribun Bali/Putu Supartika
Penyemprotan eco enzyme yang dilaksanakan di Kota Denpasar - Kasus Covid-19 Melonjak, Denpasar Dibombardir 280 Ribu Liter Eco Enzyme Selama Seminggu 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Lonjakan kasus positif Covid-19 yang terjadi di Kota Denpasar ditangani dengan penyemprotan cairan eco enzyme.

Penyemprotan ini dilakukan mulai Minggu, 6 Februari 2022 hingga satu minggu ke depan.

Dalam sehari sebanyak 8 kendaraan tangki dari Dinas Pertamanan dan Dinas PUPR Kota Denpasar yang dikerahkan untuk penyemprotan ini.

Satu tangki mobil tersebut berisi 5 ribu liter cairan eco enzyme.

Baca juga: Keterisian Bed RS Hampir 40 Persen, Kasus Covid-19 Melonjak di Denpasar, Fasilitas Publik Ditutup

Sehingga dalam sehari sebanyak 40 ribu cairan disemprotkan dan dalam seminggu menjadi 280 ribu liter.

Penyemprotan ini dimulai dari depan Pura Jagatnatha Kota Denpasar, Bali.

Selanjutnya mobil tangki tersebut menyebar ke empat kecamatan di mana satu kecamatan disasar dua mobil tangki.

Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan, seminggu ini kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar terus mengalami peningkatan.

Bahkan data terakhir jumlah kasus harian mencapai 600 lebih untuk Kota Denpasar dan Bali mencapai 2 ribu lebih.

“Upaya kami di Denpasar untuk menekan penyebarannya salah satunya dengan penyemprotan eco enzyme ini. Mudah-mudahan dengan penyemprotan ini bisa menekan kasus dan segera melandai,” kata Jaya Negara.

Ia menambahkan, selain dengan melakukan penyemprotan, pihaknya juga memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Sementara itu, Dewa Nyoman Rai Asmara Putra yang merupakan Penasihat Eco Enzym Nusantara Pusat mengatakan, eco enzyme ini merupakan hasil permentasi dari bahan organik.

Di mana bahan organik ini dipermentasi selama 3 bulan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved