Mudah Menular, Kasus Covid-19 Varian Omicron Dilaporkan Meningkat pada Anak-Anak

Data menunjukkan bahwa dalam dua pekan terakhir terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Tanah Air hingga lebih dari 10 kali lipat

istimewa
ilustrasi vaksinasi pada anak. Kasus Covid-19 Varian Omicron Dilaporkan Meningkat Pada Anak-Anak 

TRIBUN-BALI.COM - Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Infeksi Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Dr. dr. Erlina Burhan, mengatakan saat ini Indonesia telah memasuki gelombang ketiga penyebaran Covid-19.

Data menunjukkan bahwa dalam dua pekan terakhir terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Tanah Air hingga lebih dari 10 kali lipat.

Bahkan, per awal Februari 2022, sudah lebih dari 200 ribu kasus yang dilaporkan.

"Ini menunjukkan varian omicron sangat mudah menular," ungkap Erlina saat konferensi pers virtual Peluncuran Buku Pedoman Tatalaksana Covid-19 Edisi 4, Rabu (9/2/2022).

Baca juga: KASUS COVID-19 Per 8 Februari 2022 Melonjak, Berikut Ini Ciri-ciri Sembuh Dari Omicron Usai Isoman

Bahkan, lanjut Erlina, kasus Covid-19 pada anak juga meningkat yaitu 13,3 persen pada anak-anak usia 0-18 tahun, jadi jangan disangka kasus Covid-19 terjadi pada orang dewasa, tapi juga pada anak-anak.

Dari total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini, sebesar 13,3 persen terjadi pada anak-anak usia 0-18 tahun.

"Jangan disangka Covid-19 ini hanya terjadi pada orang dewasa dan lansia. Tetapi juga terjadi pada anak-anak," kata Erlina.

Menurut Erlina, penularan Covid-19 pada anak juga disebabkan oleh penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) yang berlaku sejak 3 Januari lalu.

Erlina mengatakan, Covid-19 pada anak berisiko menyebabkan Multisystem Inflammatory Syndrome in Children (MIS-C).

"Dan yang berbahaya, yang bisa membuat menjadi berat dan menimbulkan kondisi yang bisa jadi fatal yakni Multisystem Inflammatory Syndrome.

Ini sindrom inflamasi multiorgan yang disebabkan penyakit Covid-19, jumlah kasusnya cukup tinggi," kata Erlina.

Sementara, Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K), mengatakan, konferensi pers dan launching buku Pedoman Tatalaksana Covid-19 Edisi 4, Rabu (9/2/2022), mengemukakan data kasus terkonfirmasi anak yang positif Covid-19 di Indonesia mencapai 7.990 per 7 Februari 2022 kemarin.

"Data yang penambahannya ya, per 24 Januari itu 676 peningkatan yang kasus terkonfirmasi.

Per 31 Januari meningkat menjadi 2.775 yang kasus terkonfirmasi dan per 7 Februari kemarin, meningkat menjadi 7.990. Artinya naiknya 300 persen ya.

Baca juga: DAFTAR Makanan yang Baik Dikonsumsi Jika Tertular Omicron, Salah Satunya Es Krim

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved