Berita Gianyar

Masyarakat Kembali Bisa Beraktivitas di Alun-alun Gianyar, Kapolsek: Prokes Harus Ketat

Polsek Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali belum lama ini, meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di Alun-alun Gianyar

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Alun-alun Gianyar - Masyarakat Kembali Bisa Beraktivitas di Alun-alun Gianyar, Kapolsek: Prokes Harus Ketat 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Polsek Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali belum lama ini, meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di Alun-alun Gianyar pasca Bali kembali masuk ke dalam PPKM Level 3 pada Februari 2022 ini.

Namun saat ini, Polsek Gianyar kembali memberikan masyarakat beraktivitas di sana.

Hal itu dikarenakan Pemerintah Kabupaten Gianyar sendiri, belum mengeluarkan surat untuk penutupan aktivitas di Alun-alun.

Kapolsek Gianyar, Kompol I Gede Putu Putra Astawa, Senin 14 Februari 2022 mengatakan, sebelumnya pihaknya melarang masyarakat beraktivitas di Alun-alun Gianyar berdasarkan instruksi dari Kapolres Gianyar.

Baca juga: Polisi Kembali Batasi Aktivitas di Alun-alun Gianyar, Dampak Lonjakan Covid-19

Namun dikarenakan sejauh ini Satpol PP Gianyar tidak ikut melakukan hal serupa karena tidak ada instruksi dari Bupati Gianyar, sehingga agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan antara polisi dan Pemda, pihaknya pun tidak melarang.

"Jadi, selama ini saya (Polsek Gianyar) sendirian melakukan larangan aktivitas, sementara Satpol PP tidak ikut karena belum ada instruksi dari Bupati. Jadi, saat ini kita hanya ingatkan prokesnya, tidak ada pembubaran," ujarnya.

Kompol Astawa juga mengatakan, untuk Valentine saat ini, pihaknya akan memberikan atensi, terutama saat malam hari.

Semua kawasan berpotensi ramai, kata dia, akan diawasi oleh anggotanya.

Baca juga: Kunjungi Spot Bermain Anak di Alun-Alun Gianyar, Kak Seto Ajarkan Manfaat Dongeng

Baik di Alun-alun Gianyar maupun pantai -pantai yang ada di wilayah hukum Polsek Gianyar.

"Kita atensi saat malam, karena saat ini situasi terpantau masih sepi. Sifat kita hanya mengimbau, jika ada potensi kerumunan kita imbau untuk bubar," ujarnya.

Lalu, terkait mengantisipasi kenakalan remaja di hari Valentine ini, terutama yang mengarah ke aktivitas seks di bawah umur, Kapolsek mengatakan itu merupakan tanggung jawab orangtua.

Dalam hal ini pihaknya hanya memberikan imbauan melalui patroli.

"Kenakalan remaja seperti itu, itu tanggung jawab orangtua. Tapi kita tetap akan memberikan imbauan melalui patroli agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," tandasnya. (*).

Kumpulan Artikel Gianyar

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved