Berita Badung

Rolling Jabatan Alat Kelengkapan Dewan Badung Kembali Dibahas, DPC Golkar: Sekarang PDIP Berkuasa

sebagian besar ketua Komisi di DPRD Badung akan diganti. Hanya saja nama-nama yang menjadi pucuk pimpinan komisi belum jelas.

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Gedung DPRD Badung terlihat dari tampak depan. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA -  Posisi jabatan alat kelengkapan dewan di Kabupaten Badung kembali akan diubah.

Bahkan rolling alat kelengkapan dewan itu telah menjadi bahasan di kalangan DPRD.

Pergantian posisi pimpinan Komisi serta alat kelengkapan dewan lainnya sudah menjadi kajian oleh Pimpinan DPRD Badung dan saat ini nama-nama untuk penggantian Ketua Komisi serta anggota Komisi sudah masuk di para pimpinan Parpol di Kabupaten Badung.

Dari informasi yang diperoleh dilapangan, sebagian besar ketua Komisi di DPRD Badung akan diganti. Hanya saja nama-nama yang menjadi pucuk pimpinan komisi belum jelas.

Baca juga: Tim Disdikpora Badung Tinjau SDN 3 Sobangan, Segera Turunkan Tim Teknis Tentukan Kerusakan Bangunan

Kendati demikian, saat ini partai PDI Perjuangan yang memegang peran, mengingat dari 40 kursi dewan yang ada, sebanyak 28 kursi telah dikusai.

Bahkan partai golkar terkesan tidak ikut campur masalah hal itu.

Ketua DPRD Badung I Putu Parwata yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung mengatakan, rotasi dan pengisian pimpinan Komisi serta alat kelengkapan dewan lainnya akan segera dilakukan.

Menurutnya penggantian sesuai amanah undang-undang terkait tata tertib dewan.

"Jadi setiap dua setengah tahun periode anggota DPRD Badung ada rolling.

Kami di PDI Perjuangan sudah melakukan langkah-langkah dan koordinasi dengan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung," jelasnya.

Kendati demikian politisi asal Desa Dalung itu mengharapkan dengan rolling jabatan alat kelengkapan dewan ini ada penyegaran. Bahkan siapa yang akan diisi nanti kewenganan  ada di Ketua DPC PDI Perjuangan yakni I Nyoman Giri Prasta.

Disinggung apa semua akan diisi orang baru khusus komisi dan yang lainnya,  Parwata pun mengatakan, pihaknya berharap ada penyegaran.

Hanya saja Parwata tidak berani menyebutkan nama siapa-siapa yang akan menjabat di Pimpinan Komisi atau alat kelengkapan dewan lainnya.

"Untuk siapa yang menjabat apa itu semua keputusan ada di pak Ketua DPC PDI Perjuangan, kita tunggu saja," paparnya.

Baca juga: Dana Kreativitas Tetap Diberikan, Badung Sepakat Tiadakan Pawai Ogoh-Ogoh

Sementara Ketua DPC Partai Golkar Kabupaten Badung, Wayan Suyasa mengatakan, Terkait rolling alat kelengkapan DPRD Badung, pihaknya tidak ikut campur dalam mengenai rotasi tersebut. Mengingat kata Suyasa saat ini PDIP yang memegang peranan.

"Sekarang PDIP yang berkuasa, biarkan mereka berperan, karena sekarang  mayoritas anggota PDIP yakni 28 anggota. Silahkan dihabiskan posisi alat kelengkapan dewan. Jangan sisakan untuk anggota kami," sindirnya

Kendati demikian, Suyasa mengaku untuk alat kelengkapan dewan tidak ada masalah, hanya saja yang terpenting katanya bisa menjembatani serta menyalurkan aspirasi masyarakat Badung.

"Meski kami tidak diberikan posisi pucuk pimpinan dalam alat kelengkapan dewan di DPRD Badung, Asal bisa menjembatani aspirasi masyarakat," imbuhnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Badung

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved