Berita Denpasar

Ditangkap Saat Menempel Sabu di Denpasar, Pajar Menerima Divonis 9 Tahun Penjara

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar memvonis terdakwa Pajar Alpiyan (23) dengan pidana penjara selama sembilan tahun.

Tribun Bali/Putu Candra
Pajar Alpiyan saat menjalani sidang secara daring. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar memvonis terdakwa Pajar Alpiyan (23) dengan pidana penjara selama sembilan tahun.

Pajar dinyatakan bersalah terlibat peredaran narkoba. Atas vonis tersebut, Pajar pun menerima.

Diketahui, Pajar ditangkap petugas kepolisian saat menempel paket sabu.

Dari tangan terdakwa, petugas kepolisian berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat  29,26 gram netto.

"Vonis sudah dijatuhkan. Terdakwa Pajar di vonis pidana penjara selama sembilan tahun, denda Rp3 miliar subsider satu tahun penjara," terang Dewi Maria Wulandari selaku penasihat hukum terdakwa, saat dikonfirmasi, Jumat, 18 Februari 2022.

Baca juga: Edarkan Sabu Nyamar Jadi Ojol di Denpasar, Yudo Kristanto Dituntut Tujuh Tahun Penjara

Pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini mengatakan, kliennya tersebut dinyatakan telah terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana narkotik.

Yakni tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima narkotik golongan I. 

Sebagaimana dakwaan kesatu JPU, terdakwa Pajar telah melanggar pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik. 

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim sendiri lebih ringan enam bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Putu Sugiawan.

Sebelumnya, Jaksa Sugiawan meminta hakim supaya menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa selama sembilan tahun dan enam bulan (9, 5 tahun), dan denda Rp 3 miliar subsidair dua tahun penjara. 

Baca juga: Bandar Besar Sabu Terdeteksi, BNN Bongkar Sindikasi Narkoba Surabaya-Bali

"Jaksa juga menerima vonis yang dijatuhkan majelis hakim kepada terdakwa Pajar," ungkap Dewi Maria Wulandari. 

Diungkap dalam surat dakwaan JPU, terdakwa Pajar ditangkap petugas kepolisian di seputaran Jalan Glogor Carik, Pemogan, Denpasar Selatan, Rabu, 29 September 2021 sekira pukul 19.00 Wita. 

Awalnya terdakwa diperintah oleh Jarot (DPO) mengambil tempelan paket sabu di pinggir Jalan Raya Pemogan.

Setelah pengambil paket sabu itu terdakwa kemudian menuju Jalan Bypas Ngurah Rai untuk mengambil sepeda motor yang diberikan oleh Jarot.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved