Berita Budaya

Meditasi Sunyaka, Menyembuhkan Diri Sendiri

Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri KusniartiMeditasi Sunyaka, Menyembuhkan Diri Sendiri Laporan

Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Harun Ar Rasyid
istimewa
Guru Mangku Hipno tentang Meditasi Sunyaka, Menyembuhkan Diri Sendiri 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - "Anda penyembuhnya, bukan anda yang harus disembuhkan. Lima kali mata berkedip, anda mampu jika mau," ucap Guru Mangku Hipno, ahli pengobatan jiwa dan metafisika, kepada Tribun Bali, Rabu, 23 Februari 2022.

Dosen UHN Bali ini, menjelaskan bahwa meditasi Sunyaka, adalah teknik meditasi super cepat. Sebab hanya dengan lima kali kedipan mata, maka seseorang akan langsung memasuki kedalaman meditasi atau dikenal dengan dimensi Sunyaka.

Meditasi Sunyaka, jelas dia, sanggup memangkas waktu meditasi yang biasanya berlangsung berjam - jam tanpa hasil yang efektif dan tidak pernah sampai di tujuan akhir. "Meditasi yaitu kontemplasi di alam supra sadar," imbuh ahli Teohipnoterapi ini.

Meditasi Sunyaka, dilakukan di bawah arahan seorang master yang memahami dikkala, struktur nafas, area bawah sadar dan psikis. " Meditasi Sunyaka hanya butuh satu sentuhan inisiasi, dari sang master. Satu detik yang tidak bisa terlupakan seumur hidup, satu detik yang mengubah seluruh jalannya kehidupan, satu detik yang menentukan seluruh karma,"sebutnya.

Satu detik untuk dan demi cinta, satu detik menerima seluruh pemberian yang tak terhingga, satu detik yang membuat seseorang utuh menjadi manusia."Jika energi hasil meditasi Sunyaka dipergunakan sebagai sumber penyembuhan, energi ini akan langsung memasuki jiwa si penderita, memberikan kehangatan cinta kasih, menyebar ke seluruh tubuh yang mampu diarahkan ke setiap bagian yang terasa sakit," jelas GMH, sapaannya.

Hal ini juga berlaku pada penyembuh (healer), bahwa kesembuhan terjadi pertama kalinya bukan di tubuh, tetapi di jiwa seseorang (efek flasebo). Sehingga siapapun penyembuh itu, harus sungguh - sungguh mampu menjadi inspirasi kesembuhan, vibrasi jiwanya yang hangat akan dicintai oleh pasiennya, bait demi bait kata- katanya akan dirindukan, bayangannya diharapkan, mengisi seluruh harapan untuk sembuh.

Kemudian hubungan batin antara penyembuh dan pasien adalah syarat utamanya, cinta kasih harus menjadi satu- satunya medium. "Ilmu dan pengetahuan tertinggi dari penyembuhan adalah membuat sembuh tanpa menimbulkan rasa sakit sama sekali, tidak ada jarum suntik, tidak ada kemoterapi, tidak ada fitnah dengan menuduh orang lain sebagai sumber penyakit, menghilangkan kebiasaan penghakiman," tegasnya.

Serta tidak ada penghukuman dan tidak ada hal-hal yang menambahkan sakit lebih hebat lagi, hanya sebuah sentuhan ilahiah, yang hanya diberikan kepada mereka yang menerima taksu dan karuniaNya, yang pantas dan berhak karena ketulusan jiwanya. "Mereka sudah memupus dendam dan amarahnya, jauhnya rasa iri hati mengarahkan hidupnya mulai menghapuskan identitasnya, menetralkan super egonya dan menundukan ego sampai mendekati titik nihil saat melayani," tegas lulusan terbaik doktor UHN ini.

Lanjutnya, susah memang, tetapi dengan kesabaran diri, mampu menghapus segala keraguan, belajar lebih baik, niat yang kuat, kesadaran yang terjaga, jiwa melayani, diperkuat dengan keyakinan di dunia ini tiada yang mustahil atas kehendak tuhan, maka Dengan demikian seseorang bisa berada ditahap itu.

"Khusus bagi anda yang ingin tersembuhkan ataupun ingin menjadi penyembuh dengan meditasi Sunyaka (alamiah supranatural, ilmiah rasional, kosmis Ilahiah) maka anda boleh mengikuti pelatihannya di Brahmakunta Center," sebutnya.Ia pun pula melatih banyak hal, selain meditasi Sunyaka ini. (ask)

Baca juga: JELANG Atletico Madrid vs Man United, Ronaldo Punya Rekor Bagus vs Jan Oblak,Bisa Terulang Malam ini

Baca juga: Maha Rsi Penerima dan Penghimpun Wahyu dalam Hindu

Baca juga: Pura Besakih dan Pura Lainnya Pelindung Penjuru Mata Angin di Bali 

BERITA LAINNYA

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved