Berita Bali

KRONOLOGI Vila Pelatih Bhayangkara FC Dibobol Maling: Kerugian Rp70 Juta, Pelaku Ditangkap Denpasar

KRONOLOGI Vila Pelatih Bhayangkara FC Dibobol Maling, Kerugian Rp 70 Juta, Pelaku Ditangkap Denpasar

Tribun Bali/Eri Gunarta
KRONOLOGI Vila Pelatih Bhayangkara FC Dibobol Maling, Kerugian Rp 70 Juta, Pelaku Ditangkap Denpasar 

TRIBUN-BALI.COM - KRONOLOGI Vila Pelatih Bhayangkara FC Dibobol Maling, Kerugian Rp 70 Juta, Pelaku Ditangkap Denpasar.

Vila tempat menginap Pelatih Bhayangkara FC, Paul Christopher Munster (39) di Ubud, Bali, diacak-acak maling pada Kamis 3 Februari 2022 lalu.

Pelatih asal Irlandia itu kehilangan laptop, uang tunai, dan sebagainya dengan total kerugian mencapai Rp70 juta.

Paul Munster kaget ketika mendapati pintu luar tempatnya menginap sudah dalam keadaan terbuka dengan bekas congkelan.

Ketika itu Paul Munster baru saja datang dari makan di kawasan Ubud bersama seorang saksi bernama Anna Desiree Elisabeth.

Mereka juga sempat mampir ke sebuah hotel tempat menginap pemain Bhayangkara FC selama di Bali.

"Paul sekitar pukul 10.30 Wita sempat keluar vila untuk mencari tempat makan. Dan singgah ke Hotel Wentin Ubud," ujar Kapolsek Ubud, Kompol I Made Tama Kamis 24 Februari 2022.

Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster
Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster (dok: Bhayangkara FC)

Setelah itu, kata Kapolsek, keduanya kembali ke Villa Queen Dome tempat mereka menginap di Banjar Kutuh Kaja, Desa Petulu, Ubud, Gianyar, Bali.

Tiba di villa, korban dan saksi sudah mendapati pintu luar vila dalam keadaan terbuka dan terdapat bekas congkelan.

"Melihat hal seperti itu, korban dan saksi langsung mengecek ke dalam villa dan mendapati ada beberapa barang yang hilang. Selanjutnya korban langsung menghubungi official Bhayangkara FC dan Polsek Ubud guna penanganan lebih lanjut," ungkap Kapolsek. 

Adapun barang-barang yang hilang berupa 2 buah Macbook Air merk Apple warna grey beserta charger, sebuah Ipad merk Apple warna grey, sebuah hardisk.

Berikutnya passport, tas gendong yang berisi logo/bendera Negara Vanuatu, tas gendong yang berisi logo Bhayangkara FC dan uang tunai sebesar Rp 20 juta.

"Total kerugian kurang lebih sebesar Rp70 juta," beber Kompol Tama.

Penangkapan Pelaku

Mendapati sejumlah barangnya raib, pelatih Bhayangkara FC Paul Munster kemudian melapor ke ofiicial Bhayangkara FC untuk seterusnya dilanjutkan membuat laporan ke Polsek Ubud.

Mendapat laporan kehilangan, team Opsnal Polsek Ubud langsung bergerak.

Senin 7 Februari 2022 sekira pukul 13.00 wita petugas mendapatkan informasi bahwa 2 buah Macbook Air merk Apple  milik korban terpantau keberadaannya di sebuah konter di Jalan Teuku Umar, Denpasar.

Tim Opsnal Polsek Ubud yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Ubud AKP I Wayan Gede Mudana bersama Panit Opsnal Polsek Ubud IPDA Danny Faizal Ekananta langsung menuju konter tersebut. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Pelatih Bhayangkara FC Jadi Korban, Vila Paul Munster di Ubud Bali Dibobol Maling

"Menurut pemilik konter, 2  buah Macbook Air merk Apple tersebut dibawa oleh temannya untuk diperbaiki (diservice) karena tidak bisa dipergunakan.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, selanjutnya team Opsnal Polsek Ubud mengamankan 2 buah Macbook Air merk Apple tersebut lalu team Opsnal Polsek Ubud kembali melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut perihal keberadaan pelaku," beber Kapolsek.

Tak butuh waktu lama, kepolisian akhirnya mengetahui keberadaan pelaku dan mengamankan 2 orang pelaku di Jalan Imam Bonjol Denpasar.

Kedua orang pelaku adalah mantan supir travel, Feri Mananue (45) kelahiran Denpasar yang tinggal di Tabanan dan Gede Wahyu Arianta (23) asal Desa Jagaraga, Sawan, Buleleng, Bali.

"Mereka mengakui perbuatannya yang telah mengambil barang-barang tanpa seijin pemiliknya di Villa Queen Dome. Menurut kedua pelaku, barang berupa 2 buah Macbook Air merk Apple warna Grey dan sebuah Ipad merk Apple warna grey telah diserahkan kepada temannya yang bernama Yanto (nama panggilan).

Sedangkan untuk barang-barang yang lainnya menurut pelaku telah dibuang di sungai yang ada di Jalan Imam Bonjol. Setelah mendengar pengakuan dari kedua pelaku selanjutnya Tim Opsnal Polsek Ubud mengamankan kedua pelaku ke Mapolsek Ubud," ungkap Kapolsek. 

Saat ini, kata dia, Ipad milik korban masih dalam pencarian.

"Pengembangan perihal keberadaan Yanto yaitu orang yang diserahkan barang tersebut oleh pelaku serta untuk barang-barang lainnya yang dibuang oleh pelaku, telah dilakukan pencarian di sungai yang ada di Jalan Imam Bonjol namun tidak berhasil ditemukan," kata Kapolsek Ubud. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved