Berita Internasional

Media Rusia Klaim Pasukan Moskwa Berhasil Rebut Kota Melitopol di Ukraina, Negara Barat Meragukan

Kantor berita Rusia Interfax mengatakan, pasukan Moskwa telah merebut Kota Melitopol di wilayah tenggara dalam perang Rusia vs Ukraina

AFP/DANIEL LEAL
Seorang pria memindahkan puing-puing dari bangunan tempat tinggal yang hancur di Jalan Koshytsa, pinggiran kota Kiev, Ukraina, Jumat (25/2/2022). Pasukan Rusia mencapai pinggiran Kiev hari itu dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut mereka menargetkan warga sipil. 

TRIBUN-BALI.COM - Pasukan Rusia terus melanjutkan gempurannya di sejumlah kota Ukraina, termasuk Kiev, dengan artileri dan rudal jelajah pada hari ini, Sabtu (26/2/2022).

Kelanjutan gempuran tersebut menandai tiga hari berturut-turut serangan Rusia ke Ukraina, sebagaimana dilansir Reuters.

Kantor berita Rusia Interfax mengatakan, pasukan Moskwa telah merebut Kota Melitopol di wilayah tenggara dalam perang Rusia vs Ukraina.

Para pejabat Ukraina tidak segera bersedia untuk mengomentari nasib Melitopol.

Baca juga: UPDATE INVASI RUSIA: 198 Orang Tewas, 1.115 Orang Luka-luka, Ibu Kota Ukraina Jadi Target

Sedangkan anggota parlemen Inggris James Heappey meragukan laporan itu.

Heappey mengatakan, kota berpenduduk sekitar 150.000 jiwa itu masih berada di tangan Ukraina.

“Semua misi hari pertama Rusia dan bahkan Melitopol, yang diklaim telah direbut Rusia tetapi kami tidak dapat melihat apa pun untuk membuktikannya, semuanya masih berada di tangan Ukraina,” kata Heappey kepada radio BBC.

Sejumlah sumber intelijen Barat mengatakan, pasukan Rusia menghadapi perlawanan Ukraina yang jauh lebih kuat daripada yang mereka duga.

Kekuatan pasukan Ukraina ini secara signifikan memperlambat kemajuan tentara Moskwa sejak invasi Rusia dimulai pada Kamis (24/2/2022).

Jika laporan Interfax tentang direbutnya Melitopol dikonfirmasi, itu akan menjadi kota dengan populasi signifikan pertama yang direbut Rusia.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Ukraina melaporkan bahwa sedikitnya 198 warga Ukraina, termasuk tiga anak-anak, tewas dan 1.115 orang terluka sejauh ini akibat invasi Rusia.

Tidak jelas apakah jumlah itu hanya terdiri dari korban sipil.

Wali Kota Kiev Vitali Klitschko mengatakan, sebanyak 35 orang, termasuk dua anak-anak, terluka dalam pertempuran di kota itu semalam.

Klitschko mengatakan, saat ini tidak ada kehadiran militer besar Rusia di Kiev, meski dia mengonfirmasi bahwa kelompok penyabot telah aktif di sana.

Baca juga: DAFTAR Negara yang Beri Sanksi Rusia Pasca Invasi ke Ukraina, Dari Amerika Serikat hingga Australia

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved