Berita Internasional

SOSOK Volodymyr Zelensky: Komedian yang Jabat Presiden Ukraina hingga Mengaku Menjadi Incaran Rusia

Dan pejabat intelijen di Washington khawatir kota itu bisa jatuh di bawah kendali Rusia dalam beberapa hari.

dok official instagram@zelensky_official
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat memberikan pernyataan soal invasi militer Rusia ke negaranya. 

TRIBUN-BALI.COM - Sosok Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menjadi sorotan dunia sejak adanya peringatan soal ancaman Presiden Rusia Vladimir Putin menginvasi Ukraina, hingga akhirnya kini tentara Rusia benar-benar berada di ibu kota negara yang dia pimpin.

Komedian yang berubah menjadi Presiden Ukraina itu sedang menghadapi krisis besar.

Pejabat AS memperingatkan anggota parlemen bahwa pasukan Rusia yang memasuki Ukraina melalui Belarus berada sekitar 20 mil jauhnya dari Kiev, sumber mengatakan kepada CNN.

Dan pejabat intelijen di Washington khawatir kota itu bisa jatuh di bawah kendali Rusia dalam beberapa hari.

Baca juga: Presiden Ukraina Klaim Pasukan Rusia Berhasil Dipukul Mundur dari Kota Kiev, Ini Langkah Selanjutnya

Juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan Zelensky tetap menjadi "target utama agresi Rusia".

Sementara Zelensky sendiri mengklaim Rusia menjadikannya sebagai "target nomor satu" mereka.

"Mereka ingin menghancurkan Ukraina secara politik dengan menghancurkan kepala negara," katanya.

Lakon presiden di TV Ukraina

Awalnya, sarjana hukum dari Institut Ekonomi Kryvyi Rih itu, memasuki industri hiburan Ukraina dengan bergabung dengan tim komedi yang kompetitif dan kemudian bekerja sebagai aktor.

Karier Zelenskyy berubah setelah berperan utama sebagai presiden Ukraina di serial televisi populer “Servant of the People” (Pelayan Rakyat).

Lakonnya bercerita tentang seorang guru sekolah menengah yang kurang beruntung, diperankan oleh Zelensky, yang kemudian mendorongnya ke kursi kepresidenan Ukraina setelah kata-katanya tentang korupsi menjadi viral.

Serial ini tidak hanya membuat Zelensky menjadi bintang.

Ini akhirnya berfungsi sebagai batu loncatan untuk kampanye kepresidenannya yang sebenarnya.

Dia terpilih setelah menjalankan kampanye virtual

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved