Berita Internasional

Pemerintah Joe Biden Dianggap Gagal Usai Berbagi Informasi ke China Soal Rusia, Rugikan Ukraina

Mantan pejabat Pentagon, Kash Patel mengatakan pemerintah Joe Biden berbagai informasi intelijen pergerakan pasukan Rusia didekat Ukraina ke China

AFP/ALEX WONG / GETTY IMAGES
Presiden Joe Biden bicara secara virtual dari Gedung Kantor Eksekutif Eisenhower di Washington, Rabu 22 September 2021. Biden menyampaikan pandangannya terhadap pandemi Covid-19 di sidang ke-76 Majelis Umum PBB. 

TRIBUN-BALI.COM – Pemerintah Joe Biden Dianggap Gagal Usai Berbagi Informasi ke China Soal Rusia, Rugikan Ukraina.

Mantan pejabat Pentagon, Kash Patel mengatakan, jika pemerintah Joe Biden berbagai informasi intelijen tentang pergerakan pasukan Rusia di dekat Ukraina dengan China.

Pejabat senior Presiden Joe Biden mengadakan enam pertemuan selama tiga bulan dengan rekan-rekan di Beijing.

Ketika Presiden Rusia Vladimir Putin secara agresif mengumpulkan pasukan di perbatasan Ukraina, New York Times melaporkan pada hari Jumat 25 Februari 2022.

Dilansir Tribun-Bali.com dari Daily Mail pada Senin 28 Februari 2022, AS dilaporkan berharap kepada Presiden China Xi Jingpin untuk mencegah Putin menyerang Ukraina.

Baca juga: Joe Biden Angkat Bicara Soal Deklarasi Perang Rusia ke Ukraina: AS dan Sekutu Respons Tegas Putin

Namun, permohonan tersebut pun berkali-kali ditolak China, mengklaim jika invasi tidak mungkin terjadi.

Sementara itu, pihak China pun diketahui memberikan informasi tersebut terhadap Istana Kremlin Rusia.

Pesan China kepada Rusia bersamaan dengan laporan intelijen AS bahwa Amerika hanya ingin menabur perselisihan.

Juga memberi isyarat bahwa China tidak akan menghalangi apa pun rencana Rusia, kata para pejabat kepada The New York Times.

"Ini adalah kegagalan kepemimpinan yang sangat besar, dan itu menunjukkan perbedaan lain antara pemerintahan Biden dan pemerintahan Trump," kata Patel kepada Sunday Morning Futures dari Fox.

Joe Biden Tak Menjawab Saat Ditanya Akan Meminta Bantuan ke China

Ketika memberikan konferensi pers pekan lalu soal krisis perang Rusia dan Ukraina, salah satu wartawan bertanya akan ia meminta Chinta untuk membantu menyelesaikan perang ke Rusia.

Presiden mengatakan 'tidak siap untuk mengomentari itu saat ini.'

Petel selaku kepala Staf Pejabat Menteri Pertahanan Chris Miller mengatakan, tanggapan Biden memilih tidak menjawab pertanyaan wartawan membuatnya percaya jika ia (Biden) mengambil informasi rahasia dari intelijen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved