Berita Denpasar

Angin Segar Bagi Dunia Pariwisata, Pesanan Kamar Hotel di Denpasar Alami Kenaikan di Masa Peralihan

Sejak 8 Maret 2022, Surat Edaran Nomor 11 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi telah terbit.

istimewa
ilustrasi hotel. Angin Segar Bagi Dunia Pariwisata, Okupansi Pesanan Kamar Hotel Alami Kenaikan di Masa Peralihan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Angin segar bagi pelaku pariwisata Bali.

Sejak 8 Maret 2022, Surat Edaran Nomor 11 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi telah terbit.

Isi dari aturan tersebut salah satunya yakni PPDN (Pelaku Perjalanan Dalam Negeri) yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua atau vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak diwajibkan menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

Sedangkan PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3x24 jam atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.

Baca juga: DPRD Denpasar Berharap Ada Keterlibatan Lokal dalam Pengelolaan Pelabuhan Sanur

Bagaimana tidak, selama hampir 2 tahun pariwisata terpuruk, kini wisatawan domestik kembali mengunjungi Bali dengan adanya kelonggaran aturan tersebut.

Chintya Damayanti selaku Marketing Communication Executive Hotel Neo Denpasar menyebutkan dengan adanya SE terbaru bagi PPDN ini bagai angin segar yang ditunggu-tunggu kabar baiknya oleh pelaku pariwisata Bali.

"Memang target sasaran kita domestik, jadi saat adanya SE PPDN yang tak lagi mewajibkan tunjukkan hasil swab negatif

Kita menyambutnya dengan welcome banget.

Ini juga berpengaruh pada pesanan kamar di hotel kami," terang Chintya pada Tribun Bali, Rabu (16/3/2022).

Saat ditanya berapa persen kenaikan okupansi pesanan kamar hotel, Chintya menambahkan tidak ada spesifik khusus terkait hal tersebut.

Namun, sudah banyak  pesanan di bulan April.

"Karena itu SEnya masih baru, jadi belum terlalu banyak yang booking di bulan Maret.

Tapi dibandingkan dengan sebelum adanya SE tersebut, jauh mengalami kenaikan di Bulan Maret ini.

Kita juga sediakan promo last minute bagi tamu yang ingin menginap," tambahnya.

Baca juga: Merasa di-PHK Tanpa Alasan, Karyawan Salah Hotel di Kawasan Sanur bersama FSPM Gelar Aksi Damai

Untuk pesanan di bulan April, Hotel NEO Denpasar dipadati wisatawan domestik yang ingin berlibur dan bisnis trip.(*)

Artikel lainnya di Berita Denpasar

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved