Berita Bali

Ditangkap di Hotel Kawasan Denpasar Usai Ambil Paket Sabu, Medi Sanjaya Diganjar Penjara Tujuh Tahun

Medi Sanjaya alias Kimo (21) telah dijatuhi vonis pidana penjara selama tujuh tahun oleh majelis hakim.

Net
Ilustrasi sabu-sabu - Medi Sanjaya alias Kimo (21) telah dijatuhi vonis pidana penjara selama tujuh tahun oleh majelis hakim. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Medi Sanjaya alias Kimo (21) telah dijatuhi vonis pidana penjara selama tujuh tahun oleh majelis hakim.

Terdakwa Medi Sanjaya divonis pidana karena terbukti terlibat peredaran narkotik jenis sabu.

Ia ditangkap oleh petugas BNNP Bali di sebuah kamar di hotel kawasan Renon, Denpasar Selatan seusai mengambil tempelan paket sabu.

Amar putusan terhadap terdakwa tersebut telah dibacakan dalam sidang yang digelar secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Baca juga: Edarkan Sabu, Adi Saputra dan Suryanata Diganjar Penjara 6 Tahun di PN Denpasar

"Vonis sudah dijatuhkan. Terdakwa Medi Sanjaya dihukum penjara selama tujuh tahun, dan denda Rp3,5 miliar subsider dua tahun penjara," terang Aji Silaban selaku penasihat hukum terdakwa, Jumat 18 Maret 2022.

Aji mengatakan kliennya tersebut dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah tanpa hak atau melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli narkotik golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram.

Sebagaimana dakwaan kesatu, Medi Sanjaya dijerat pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik. 

Vonis majelis hakim sendiri lebih ringan setahun dari tuntutan yang dilayangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sebelumnya jaksa menuntut terdakwa Medi Sanjaya dengan pidana penjara selama delapan tahun. 

Menanggapi vonis majelis hakim, Aji mengatakan terdakwa menerima. Pun begitu dengan jaksa.

"Terdakwa menerima hukuman yang dijatuhkan majelis hakim," ungkap pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini. 

Baca juga: Hanya Diupah 50 Ribu Rupiah, Teguh Diganjar Tujuh Tahun Penjara Berkat Edarkan Sabu

Dibeberkan dalam surat dakwaan JPU, terdakwa ditangkap bermula dari adanya informasi masyarakat.

Dari informasi itu pihak BNNP Bali melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap terdakwa di sebuah kamar hotel di seputaran Renon, Denpasar Selatan, Rabu, 6 Oktober 2021 sekira pukul 13.00 Wita. 

Selanjutnya dilakukan penggeledahan, dan ditemukan 10 plastik klip berisi sabu dengan berat keseluruhan 990,05 gram netto. Juga diamankan 1 timbangan elektrik, 1 bendel plastik klip kosong dan barang bukti terkait lainnya. 

Baca juga: Pengadilan Negeri Denpasar Ancam 20 Tahun Penjara bagi Iwan, Ditangkap Bawa 2 Paket Sabu

Dari pengakuan terdakwa, dirinya mendapat semua barang-barang tersebut dari Ayah (DPO).

Dari 10 paket sabu itu terdakwa diperintah oleh Ayah untuk memecah. Namun terdakwa belum diberitahu dipecah menjadi berapa banyak paket sabu tersebut dan kemudian terdakwa telah tertangkap. (*)

Berita lainnya di Peredaran Narkotika di Bali
 

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved