UPDATE: Polisi Berhasil Mengungkap Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Semarang Lewat Petunjuk Medsos

Kasus pembunuhan Ibu dan anak di Kota Semarang akhirnya berhasil terungkap oleh pihak kepolisian.

Istimewa
Polisi berhasil mengunkapkan kasus pembunuhan ibu dan anak di kota Semarang. 

TRIBUN-BALI.COMKasus pembunuhan Ibu dan anak di Kota Semarang akhirnya berhasil diungkap oleh pihak kepolisian.

Polisi pun sempat mengalami kebuntuan dalam pengungkapan kasus pembunuhan Ibu dan Anak.

Namun berkat petunjuk dari media sosial, polisi akhirnya menangkap dalang dibalik kasus pembunuhan Ibu dan Anak itu.

Sebelumnya kedua jasad korban pembunuhan Ibu dan Anak ditemukan sekitar jembatan Tol KM.425-426 Pudakpayung, Semarang.

Jasad pertama merupakan seorang wanita berinisial SK (32) yang ditemukan dengan kondisi mengenaskan dimana kaki terikat dan sudah membusuk pada 13 Maret 2022 di kolong jembatan Tol KM.425.

Sedangkan, polisi juga menemukan kerangka yang diduga merupakan anak dari SK berinisial MF (5) pada 16 Maret 2022 di Tol KM. 426.

Polisi pun telah menangkap pelaku pembunuhan Ibu dan Anak di Semarang yang dilakukan oleh pria asal Lasem, Rembang DC (31).

Dilansir Tribun-Bali.com dari Kompas.com pada Sabtu 19 Maret 2022 dalam artikel berjudul Kronologi Pembunuhan Ibu dan Anak yang Jasadnya Ditemukan di Kolong Jembatan Tol Semarang, Kabid Dokkes Polda Jateng, Kombes Pol Summy Hastry Purwanti mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan medis dapat disimpulkan bahwa korban SK sudah meninggal dunia sekitar sepekan.

Disebutkan terdapat tanda kekerasan di bagian leher hingga menyebabkan kematian.

Baca juga: PERKEMBANGAN KASUS SUBANG: Polisi Sebut Sudah Mengarah pada Tersangka, Diungkap Saat Bulan Puasa?

"Waktu kematiannya antara lima sampai tujuh hari. Memang ada kekerasan tumpul pada leher yang menyebabkan mati lemas sehingga meninggal. Baru dibuang di bawah jembatan. Meninggal karena kekerasan tumpul pada leher korban," kata Hastry saat gelar perkara di Mapolda Jateng, Jumat 18 Maret 2022.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah, Kombes Djuhandhani Rahardjo Puro.
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah, Kombes Djuhandhani Rahardjo Puro. (KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA)

Sedangkan, dari pemeriksaan kerangka anak kecil yang ditemukan telah diketahui bahwa korban meninggal hampir sebulan.

"Dari kerangka terdiri dari tulang dada, tulang tangan dan kaki, jari-jari sudah hilang tidak menggunakan pakaian dan cepat membusuk karena anak-anak. Meninggal sekitar 3 sampai 4 minggu yang lalu," ujarnya.

Kronologi Pembunuhan Ibu dan Anak

Dilansir Tribun-Bali.com dari TribunJateng.com pada Sabtu 19 Maret 2022 dalam artikel berjudul judul Sempat Buntu, Polisi Bongkar Kasus Pembunuhan Ibu Anak di Semarang dari Petunjuk Instagram, Direskrimum Polda Jateng Kombes Djuhandani Rahardjo Puro, DC tersangka pembunuhan tragis Ibu dan Anak tersebut merupakan pekerja nakes di sebuah rumah sakit di Kota Semarang.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved