Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Karangasem

Pemkab Karangasem Kesulitan ‘Hidupkan’ Pasar Manggis, Pemasukan ke PAD Jadi Nihil

Dalam waktu dekat pihaknya akan berdiskusi dengan desa dinas serta adat membicarakan agar tidak terbengkalainya Pasar Manggis

Tayang:
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Saiful Rohim
Kondisi Pasar Manggis, Desa/Kecamatan Manggis, Karangasem, Bali, nampak tidak terlihat ada pedagang yang berjualan di sekitar Pasar Manggis. 

TRIBUN-BALI. COM, AMLAPURA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem kesulitan menghidupkan Pasar Seni Manggis di Jalan Raya Karangasem - Klungkung, tepatnya di Desa Manggis, Kecamatan Manggis.

Pasar Seni Manggis terbengkalai cukup lama, dan tidak beroperasi sejak dibangun.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Karangasem, I Gede Loka Santika, mengungkapkan, pasar  yang dibangun di depan setra (kuburan) ini sudah terbengkalai cukup lama.

Sehingga Pasar Manggis belum memberikan pemasukan ke pendapatan asli daerah (PAD).

Baca juga: Sidang Dugaan Korupsi Masker di Karangasem Masuki Agenda Eksepsi,Nama Eks Bupati Mas Sumatri Disebut

"Kita akan koordinasi dengan desa terkait ini. Kemungkinan ada masyarakat yang bersedia dagang di Pasar Maanggis. Kalau seandainya ada  supaya di data dulu,"ungkap I Gede Loka Santika, Selasa (22/3/2022).

Dalam waktu dekat pihaknya akan berdiskusi dengan desa dinas serta adat membicarakan agar tidak terbengkalainya Pasar Manggis.

Minimal animo masyarakat untuk berdagang semakin bergairah. Prioritas utama warga yang berdekatan  dengan Pasar Manggis, dan warga sekitar.

"Mungkin desa memiliki solusi untuk mengatasi ini. Minimal warganya memiliki keinginan untuk dagang di lokasi.

Kita berharap Pasar Manggis bisa beroperasi seperti pasar lainnya," tambah Loka Santika, mantan Sekreetaris BPKAD Karangasem.

Ditambahkan, berbagai upaya sudah dilakukan pemerintah untuk menghidupkan Pasar Manggis, tapi tetap tidak berhasil.

Seperti membuat  pasar  malam di lokasi dengan mendatangkan berbagai arena permainan, dan menggratiskan retribusi harian.

Sayangnya usaha  ini tidak berhasil, alias gagal.

Untuk diketahui, Pasar Seni Manggis hingga kini belum beroperasi.

Pedagang tak mau jualan dan pembeli juga enggan berkunjung.

Baca juga: Ruang Jenazah RSUD Karangasem Hampir Overload, Penitipan Meningkat Sejak Purnama Kedasa

Pasar yang menghabiskan anggaran miliaran rupiah ini dibangun untuk menopang areal Pelabuhan Cruise sekitar Tanah Ampo, Desa  Ulakan, Kecamatan Manggis.(*)

Artikel lainnya di Berita Karangasem

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved