Tips Kesehatan
Waspada Duduk Terlalu Lama, Bisa Sebabkan Depresi hingga Risiko Kanker
Berikut adalah beberapa risiko kesehatan yang bisa terjadi jika Anda duduk terlalu lama setiap hari.
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Waspada Duduk Terlalu Lama, Bisa Sebabkan Depresi hingga Risiko Kanker
Tribunners, apakah Anda sering duduk terlalu lama setiap hari?
Baca juga: Mengenal Diplopia yang Dialami Marc Marquez, Mulai dari Gejala dan Cara Mencegahnya
Waspada ada berbagai penyakit yang mengintai.
Dilansir Healthline, berikut adalah beberapa risiko kesehatan yang bisa terjadi jika Anda duduk terlalu lama setiap hari.
1. Kaki dan otot melemah
Sama seperti kendaraan yang bisa rusak saat jarang digunakan, kaki dan otot tubuh Anda pun demikian.
Jika Anda selalu duduk sepanjang hari dan kebiasaan ini berlangsung selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, maka kaki dan otot tubuh bagian bawah Anda bisa melemah.
Hal tersebut jika dibiarkan bisa membuat tubuh Anda tidak stabil saat berdiri atau beraktivitas berat, sehingga Anda cenderung mudah cedera.
2. Kenaikan berat badan
Bergerak aktif dapat membantu tubuh memproses lemak dan gula yang Anda konsumsi setiap makan dan minum.
Ketika Anda tidak bergerak secara aktif dan hanya duduk dalam waktu yang lama, maka proses pembakaran tidak dapat optimal.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang menghabiskan banyak waktu untuk duduk dapat mengalami penambahan berat badan terutama pada bagian tengah tubuh, termasuk perut.
Tentu saja, jika dibiarkan begitu saja, perut Anda bisa membesar karena terlalu banyak menyimpan lemak.
3. Pinggul kencang, kondisi punggung memburuk
Pinggul dan punggung Anda akan menderita jika terlalu lama duduk tanpa melakukan aktivitas lainnya.
Duduk terlalu lama dapat menyebabkan fleksor pinggul Anda memendek dan posisi duduk yang keliru juga berisiko melukai punggung.
Baca juga: Daftar Jenis Makanan yang Pantang Dikonsumsi Penderita Gagal Ginjal, Ada Buah-buahan
Hal tersebut bisa terjadi jika postur tubuh Anda buruk atau Anda tidak menggunakan kursi ergonomis selama bekerja.
Tidak hanya berisiko melukai punggung, postur tubuh yang buruk juga dapat menyebabkan kompresi pada cakram di tulang belakang Anda dan dapat menyebabkan degenerasi dini yang berdampak pada nyeri kronis.
4. Bahu dan leher kaku
Duduk terlalu lama tidak hanya buruk bagi kaki, pinggul, dan punggung, tetapi juga membuat bahu dan leher Anda kaku-kaku.
Risiko bahu dan leher kaku akan meningkat jika Anda duduk sambil menatap komputer dalam waktu yang lama.
Kondisi bahu dan leher yang kaku bisa menyakitkan karena menyebabkan nyeri apabila tidak segera Anda tangani.
5. Kecemasan dan depresi
Selain berdampak pada masalah fisik, ternyata duduk terlalu lama juga bisa meningkatkan risiko gangguan kecemasan dan depresi.
Mengapa bisa begitu, Karena duduk terlalu lama membuat kondisi kebugaran seseorang menurun.
Nah, jika kondisi kebugaran menurun, orang akan lebih rentan mengalami gangguan kesehatan mental termasuk kecemasan dan depresi. Salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan rutin berolahraga.
6. Risiko kanker meningkat
Penelitian menunjukkan bahwa duduk terlalu lama dapat meningkatkan risiko jenis kanker tertentu.
Jenis kanker yang dimaksud adalah kanker paru-paru, kanker rahim, dan kanker usus besar.
Baca juga: Mengenal Diplopia yang Dialami Marc Marquez, Mulai dari Gejala dan Cara Mencegahnya
Meskipun demikian, penelitian tentang hubungan antara duduk terlalu lama dengan peningkatan risiko kanker masih terus dikaji hingga sekarang.
Sebaiknya Anda mengurangi durasi duduk apabila tidak ingin terjadi masalah kesehatan yang serius.
7. Penyakit jantung
Tahukah Anda, duduk terlalu lama ternyata juga bisa melukai salah satu organ terpenting di tubuh, yakni jantung.
Jika Anda duduk terlalu lama, maka Anda akan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang menghabiskan lebih dari 23 jam seminggu untuk duduk menonton televisi memiliki risiko 64 persen lebih besar untuk meninggal akibat penyakit kardiovaskular dibandingkan orang yang hanya menonton televisi selama 11 jam dalam seminggu.
Bahkan, para ahli mengatakan bahwa orang yang lebih banyak duduk memiliki risiko 147 persen lebih tinggi untuk menderita serangan jantung atau stroke.
8. Risiko Diabetes
Selain risiko penyakit jantung, ternyata duduk terlalu lama juga bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes.
Risiko penyakit diabetes meningkat 112 persen bagi orang yang terbiasa duduk dalam waktu lama sepanjang hari.
Sebab, terlalu lama duduk atau tidak melakukan aktivitas fisik dapat berdampak pada peningkatan resistensi insulin yang merupakan tahap awal penyakit diabetes.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/benarkah-duduk-terlalu-lama-bisa-picu-penyakit-hingga-kematian.jpg)