Berita Bangli

Ada Anggaran Pendataan untuk Rp 50 Juta bagi Warga yang ingin Ikuti Program Transmigrasi

Pendataan Warga Berminat Transmigrasi Dianggarkan Rp. 50 JutaPendataan Warga Berminat Transmigrasi Dianggarkan Rp. 50 Juta

Istimewa.
Lokasi transmigrasi yang rencananya disediakan di Kabupaten Sumba Timur, NTT. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Pemerintah Kabupten Bangli melalui bagian kesejahteraan rakyat (Kesra) Setda Bangli, akan melakukan pendataan warga yang berminat melakukan transmigrasi.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk validasi.

Kabag Kesra Setda Bangli, I Gede Eddy Hartawan menjelaskan, validasi diperlukan karena warga yang sebelumnya berminat ikut trasmigrasi, kemungkinan sudah tidak berminat lagi.

Begitupun sebaliknya, warga yang sebelumnya tidak berminat mungkin kini berharap mendapat program transmigrasi.

“Sebelumnya kami sudah punya data dari bidang transmigrasi saat masih bergabung di Dinas Koperasi. Data tersebut yang kami perbaharui agar lebih valid,” jelasnya, Jumat 1 April 2022.

Baca juga: MANFAAT Daun Binahong Bagi Kesehatan, Meredakan Batuk Hingga Ambeien

Baca juga: Provinsi Papua Dipastikan Tanpa Wakil Gubernur Hingga 2024, Partai Koalisi Tak Usul Pengganti

Baca juga: Indonesia & Rumania Pererat Kerja Sama Pasca Pandemi, Momentum Hubungan Bilateral ke-72 Tahun

Eddy mengatakan, validasi data menyasar pada wilayah desa yang masyarakatnya berminat dengan transmigrasi. Untuk pendataan ini, pihaknya mengaku mendapat anggaran sebesar Rp. 50 juta.

“Untuk warga yang paling banyak berminat transmigrasi sebagian besar ada di wilayah Kecamatan Tembuku. Tentunya kami juga akan menggandeng perbekel desa setempat dalam sosialisasi program transmigrasi,” ucapnya.

Lebih lanjut, warga yang berminat transmigrasi akan didata. Dan ketika ada kuota transmigrasi dari pemerintah pusat, maka warga yang sudah masuk pendataan akan diusulkan. Hanya saja, Eddy mengakui hingga kini pihaknya belum mendapat informasi daerah mana yang menjadi tujuan program transmigrasi.

“Sekarang pendataan dulu. Nanti kalau sudah ada lokasi pastinya, kami sudah siap dengan data warga yang mau berangkat. Tentunya kami tetap akan melakukan kroscek. Baik di daerah tujuan serta pada warga yang bersangkutan, apakah mereka mau dengan pilihan daerah yang disiapkan,” tandasnya. (mer)

BERITA LAINNYA

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved